Hong Kong Rilis Green Bond Ritel Perdana Rp 36,6 Triliun

- Editor

Selasa, 12 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hong Kong skyline. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Dan Freeman)

Hong Kong skyline. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Dan Freeman)

Jakarta | Pemerintah Hong Kong akan merilis green bond ritel perdana pada bulan ini. Obligasi tersebut ditargetkan bisa meraih dana hingga 20 miliar dolar Hong Kong, atau sekitar Rp 36,6 triliun.

Green bond atau obligasi hijau adalah jenis obligasi yang hasilnya akan diterapkan secara eksklusif untuk membiayai atau membiayai ulang sebagian atau seluruh proyek ramah lingkungan, baik proyek baru maupun yang sedang berjalan.

Sejatinya, target awal penerbitan obligasi dengan tenor tiga tahun ini adalah 15 miliar dolar Hong Kong. Namun, jika terjadi kelebihan permintaan, maka nilai green bond tersebut akan ditambah menjadi 20 miliar dolar Hong Kong.

“Obligasi tersebut akan memiliki tingkat bunga 2,5%, naik dari 2% untuk penjualan yang direncanakan pada bulan Maret,” kata Sekretaris Keuangan Hong Kong Paul Chan seperti dikutip dari Reuters.

Untuk diketahui, Hong Kong yang merupakan pusat keuangan Asia telah menunda penawaran obligasi pemerintah senilai 6 miliar dolar Hong Kong akibat masivnya penyebaran Covid-19.

Hong Kong telah meningkatkan sejumlah upaya dalam beberapa tahun terakhir untuk menjadi pemimpin dalam tata kelola lingkungan dan sosial. Beberapa upaya itu termasuk pembentukan kelompok kerja dengan pejabat pemerintah dan perusahaan global untuk mengembangkan kumpulan bakat.

Namun, keinginan Hong Kong menjadi pusat bisnis hijau dan berkelanjutan telah terancam oleh aturan pembatasan yang ketat terhadap pandemi, yang membuat lembaga keuangan kesulitan menarik staf ahli. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Uber Eats Raih Keuntungan Pertama Kalinya

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru