Thailand Perluas Insentif untuk Kendaraan Listrik

- Editor

Jumat, 8 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mobil listrik. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi mobil listrik. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Jakarta | Pemerintah Thailand memperluas insentif untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Dewan Investasi atau The Board of Investment (BoI) mengatakan, keputusan itu ditempuh lantaran Thailand berupaya mempertahankan statusnya sebagai pusat produksi mobil utama di Asia Tenggara.

Selain itu, Thailand juga mendorong konsumen beralih ke EV, dengan tujuan memastikan 30% dari total output produksi mobilnya adalah EV pada tahun 2030.

“Stasiun pengisian yang lebih kecil sekarang akan memenuhi syarat untuk manfaat pajak tiga tahun,” ujar Sekretaris Jenderal BoI Duangjai Asawachintachit yang dikutip dari Reuters.

Tak hanya itu, insentif tambahan di atas pembebasan pajak penghasilan perusahaan lima tahun yang tersedia untuk investasi di stasiun pengisian dengan setidaknya 40 pengisi daya. Pemerintah Thailand juga menghapus kondisi yang melarang investor menerima manfaat tambahan dari lembaga lain dan persyaratan untuk sertifikasi ISO.

Duangjai pada Kamis (07/04/2022) menyebutkan bahwa selama periode Januari-Maret, aplikasi investasi asing dan Thailand secara keseluruhan, termasuk untuk industri otomotif, bernilai 110,7 miliar baht. Angka itu turun 6% dari tahun sebelumnya akibat tantangan geopolitik dan ekonomi global.

Namun, komitmen investasi asing saja naik 29% menjadi 77,3 miliar baht pada periode Januari-Maret, dengan tiga investor teratas adalah Taiwan, Jepang dan Tiongkok. Di antara industri yang ditargetkan, sektor otomotif menduduki puncak daftar dengan nilai investasi 41,6 miliar baht, diikuti sektor pertanian dan pengolahan makanan serta elektronik.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Myanmar Dilarang Hadiri KTT Asean Kecuali Ada Kemajuan Perdamaian

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB