Pekerja Amazon di New York Resmi Luncurkan Serikat Pekerja

- Editor

Sabtu, 2 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aplikasi Amazon. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi aplikasi Amazon. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Jakarta | Pekerja Amazon di New York meluncurkan serikat pekerja Amerika Serikat (AS) pertama di raksasa e-commerce Amazon.com, meski hal itu tidak disukai dan ditentang oleh perusahaan.

Lusinan pendukung menyambut hasil itu dengan sorak-sorai dan tepuk tangan, sementara penyelenggara serikat pekerja Christian Smalls membuka gabus sampanye di depan kamera TV dan fotografer.

“Kami ingin berterima kasih kepada (pendiri Amazon) Jeff Bezos karena pergi ke luar angkasa karena ketika dia berada di sana, kami mendaftarkan orang-orang,” kata Smalls setelah para pekerja di gudang Staten Island JFK8 mendukung serikat pekerja dengan 2.654 berbanding 2.131 suara.

Melansir AFP, Amazon kecewa atas hasilnya dan mengaku sedang mengevaluasi opsinya, termasuk mengajukan keberatan berdasarkan pengaruh yang tidak pantas dan tidak semestinya dari Dewan Hubungan Perburuhan Nasional, yang mengawasi pemungutan suara.

Yang dipertaruhkan adalah kemampuan Amazon untuk tetap bebas serikat pekerja di pasar dalam negerinya, status yang dijaga ketat sejak perusahaan itu didirikan pada 1990-an oleh Bezos, yang sejak itu memulai usaha pariwisata luar angkasa.

Selama kampanye kontroversial, Amazon berpendapat bahwa membentuk serikat pekerja akan merusak hubungan langsung perusahaan dengan pekerja, dan mewakili lompatan ke hal yang tidak diketahui, tanpa jaminan karyawan akan mendapatkan upah atau keamanan kerja yang lebih baik.

Namun, para pemimpin serikat pekerja, yang terdiri dari karyawan saat ini dan mantan karyawan Staten Island, terus-menerus berbicara dengan karyawan. Mereka menunjukkan kemampuan serikat pekerja memperbaiki kondisi kerja dan memastikan jadwal kerja yang lebih ramah karyawan tanpa risiko dipecat.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Polandia Tuntut Jerman Ganti Rugi Perang Sebesar 1,3 Triliun Euro

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB