Penyebab Black News Channel Ditutup Setelah Mengudara 2 Tahun

- Editor

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Black News Channel. (Foto: Pelopor.id/Twitter@BNCNews)

Logo Black News Channel. (Foto: Pelopor.id/Twitter@BNCNews)

Jakarta | Jaringan berita kabel, Black News Channel (BNC) yang telah mengudara sejak 2020, terpaksa ditutup akibat tekanan keuangan. Awalnya, BNC didirikan untuk memberikan pandangan alternatif pada berita dari perspektif orang kulit hitam Amerika.

“Karena kondisi pasar yang menantang dan tekanan keuangan global, kami tidak dapat memenuhi tujuan keuangan kami, dan batas waktu yang diberikan kepada kami telah habis,” tulis Chief Executive Officer (CEO) Princell Hair dalam memo kepada stafnya yang dikutip dari The Wall Street Journal.

Penutupan Black News Channel terjadi hanya setahun setelah jaringan tersebut mengubah jajarannya dengan komentator terkenal, seperti Charles Blow dan Marc Lamont Hill, dan menambahkan acara pagi baru.

Black News Channel didirikan bersama oleh mantan anggota kongres Oklahoma J.C. Watts, sebagian besar didukung oleh miliarder suku cadang otomotif dan pemilik Jacksonville Jaguars, Shad Khan yang telah menginvestasikan sekitar USD 50 juta dan disebut enggan menambah investasinya.

Di bawah kepemimpinan CEO Princell Hair, BNC mendapatkan kesepakatan distribusi dengan sebagian besar penyedia TV berbayar, termasuk Xfinity dari Comcast Corp., Dish Network Corp. dan DirecTV. Jaringan itu mencakup sekitar 50 juta rumah tangga.

Menurut salah satu sumber, BNC tidak menerima biaya dari distributor untuk membawa salurannya. Alih-alih, jaringan mengandalkan pendapatan iklan dan pendanaan dari pendukungnya, sebuah praktik yang biasa dilakukan oleh sebagian besar saluran kabel pemula.

Merujuk data Nielsen, jumlah penonton jaringan mencapai puncaknya 80.000 pada pekan lalu, saat penayangan liputan dari sidang konfirmasi untuk Hakim Ketanji Brown Jackson, wanita kulit hitam pertama yang dinominasikan ke Mahkamah Agung.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tiongkok Umumkan Perubahan Audit yang Dapat Menenangkan AS

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Berita Terbaru