Biden Incar Konglomerat AS, Usulkan Pajak Minimum 20%

- Editor

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/AP)

Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/AP)

Jakarta | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengajukan usulan pajak minimum 20% bagi konglomerat di AS dengan pendapatan lebih dari USD 100 juta. Diperkirakan, Biden akan mengumumkan rencana ini bersamaan dengan rilis anggaran belanja AS tahun 2023.

Penerapan pajak baru ini diharapkan dapat mendatangkan pendapatan baru bagi AS sekitar USD 360 miliar untuk dekade berikutnya. Angka itu mewakili lebih dari sepertiga pemotongan defisit USD 1 triliun yang diproyeksi White House.

Biden pun menyebut program ini sebagai Pajak Penghasilan Minimum Miliarder. Pasalnya, ia melihat kenaikan yang cukup signifikan terhadap pendapatan konglomerat AS, di tengah pandemi yang menghantam bisnis kelas kecil dan menengah.

“Pajak minimum ini akan memastikan bahwa orang Amerika kaya tidak lagi membayar tarif pajak yang lebih rendah dari guru dan petugas pemadam kebakaran,” kata dokumen yang dikutip dari CNBC International.

Jika para taipan itu sudah membayar 20% dari pendapatan penuhnya, maka mereka tidak akan membayar pajak tambahan berdasarkan proposal tersebut. Namun, jika mereka membayar kurang dari 20%, mereka akan berutang pembayaran isi ulang untuk memenuhi minimum baru.

Pada tahun fiskal 2021, defisit federal AS hampir mencapai USD 2,8 triliun. Kebanyakan defisit ini lari ke insentif pemerintah dalam menangani pandemi. Meski demikian, dana itu membantu ekonomi AS tumbuh 5,7% pada tahun yang sama.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Penambangan Ilegal Bitcoin Buat Polusi Makin Kacau di Tiongkok

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:20 WIB

Mahia, Maseja dan Chrisalia Jadi Sorotan di Main-Main Cipete Vol. 39

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Berita Terbaru