Inflasi Dorong SpaceX Naikkan Harga Layanan Internet

- Editor

Sabtu, 26 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu produk milik SpaceX. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Salah satu produk milik SpaceX. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX), perusahaan transportasi luar angkasa milik Elon Musk, menaikkan harga layanan internet unit Starlink untuk mengimbangi kenaikan inflasi. Starlink sendiri adalah layanan koneksi internet broadband dari luar angkasa tanpa memerlukan kabel serat optik di Bumi.

Menurut pesan yang dilihat The Wall Street Journal, harga kit pengguna Starlink untuk klien dengan setoran yang sudah masuk, baru-baru ini telah meningkat dari USD 499 menjadi USD 549, sedangkan pelanggan baru akan membayar USD 599. Biaya bulanan untuk layanan ini akan naik dari USD 99 menjadi USD 110.

Pesan itu tidak merinci biaya input apa yang mendorong perubahan, namun disebutkan bahwa Starlink telah menambahkan infrastruktur baru sejak Oktober 2020, termasuk melipatgandakan jumlah satelit di orbit dan memperbaiki jaringannya.

Seorang eksekutif SpaceX mengatakan bahwa pihaknya telah menambahkan infrastruktur darat untuk layanan tersebut dan sekarang memiliki 250.000 pelanggan. SpaceX yang berbasis di California juga menaikkan harga untuk membawa aset pelanggan ke orbit.

Program berbagi tumpangan SpaceX, di mana operator satelit memesan ruang pada roket dengan operator yang tidak terkait, sekarang mencantumkan biaya USD 1,1 juta untuk peluncuran tertentu di situs webnya, naik dari harga sebelumnya USD 1 juta.

Dokumen di situs resmi perusahaan juga mencantumkan harga standar untuk memesan roket Falcon 9 sebesar USD 67 juta, naik dari USD 5 juta dari harga sebelumnya. Demikian juga harga untuk Falcon Heavy, roket yang lebih besar dari Falcon 9, menjadi USD 97 juta dari sebelumnya USD 90 juta.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Elon Musk Jual Saham Tesla Senilai USD 6,9 Miliar

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:20 WIB

Mahia, Maseja dan Chrisalia Jadi Sorotan di Main-Main Cipete Vol. 39

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Berita Terbaru