Thailand Hampir Kehabisan Dana untuk Subsidi Harga Energi

- Editor

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi SPBU. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi SPBU. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Kantor Dana Bahan Bakar Minyak Thailand atau The Oil Fuel Fund Office (Offo) berharap bulan depan bisa mendapatkan bagian pertama dari pinjaman bank komersial, sebagai bagian dari total 20 miliar baht. Pasalnya, Offo hampir kehabisan dana yang digunakan untuk mensubsidi harga energi.

Bangkok Bank, Siam Commercial Bank, Government Savings Bank dan Krungthai Bank milik negara termasuk di antara pemberi pinjaman utama. Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu pengembalian modal selama tiga tahun.

Direktur Offo Wisak Watanasap mengatakan, pinjaman tersebut dipakai untuk membayar para pedagang minyak dan gas, guna membatasi harga solar pada 29,94 baht per liter dan menetapkan harga bahan bakar gas cair (LPG) pada 318 baht per silinder, standar 15 kilogram di bawah program subsidi harga pemerintah.

Mengutip Bangkok Post, sejak tahun lalu, Offo telah menghabiskan total 61,6 miliar baht atau sekitar Rp 26,2 triliun untuk mensubsidi harga solar dan LPG.

Dengan harga referensi minyak mentah Dubai USD109 per barel, Offo memprediksi akan menghabiskan 16 miliar baht per bulan untuk mensubsidi harga solar dan 3 miliar baht per bulan untuk mensubsidi LPG.

Harga minyak global telah meningkat pesat sejak akhir tahun lalu, setelah pelonggaran pembatasan pandemi dan pembukaan kembali banyak negara untuk memulai kegiatan ekonomi mereka. Ditambah lagi dengan perang Rusia-Ukraina yang berlangsung sejak akhir Februari, makin mempercepat lonjakan harga minyak.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   CATL Bakal Ciptakan Baterai EV dengan Jangkauan Lebih Jauh

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB