Renault Tangguhkan Pabriknya di Moskow Setelah Ukraina Serukan Boikot Global

- Editor

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Renault. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Logo Renault. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Jakarta | Produsen mobil asal Prancis, Renault, mengumumkan akan menangguhkan operasi di pabriknya di Moskow dalam waktu dekat. Keputusan itu diambil setelah Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyerukan boikot global terhadap Renault karena tetap berada di Rusia.

Sebelumnya, Ukraina telah meminta Renault untuk meninggalkan pasar Rusia, namun permintaan itu ditolak.

“Renault menolak untuk menarik diri dari Rusia,” kata Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba di Twitter sebelum pengumuman Renault. “Saya meminta pelanggan dan bisnis di seluruh dunia untuk memboikot Grup Renault.”

Selain menghentikan operasi, Renault juga mempertimbangkan opsi yang memungkinkan untuk afiliasinya di Rusia, AvtoVAZ. Dalam pernyataannya yang dikutip dari AFP, disebutkan bahwa mereka telah menurunkan prospek keuangan 2022.

Produsen mobil Barat telah berekspansi ke Rusia untuk merakit mobil selama dua dekade terakhir, karena ekonomi negara berkembang.

Renault sangat terekspos karena berinvestasi di AvtoVAZ bersama Rostec, konglomerat pertahanan milik negara yang dijalankan oleh sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam kerja sama itu, Renault menguasai 69 persen saham AvtoVAZ.

“Mengenai sahamnya di AvtoVAZ, Grup Renault menilai opsi yang tersedia, dengan mempertimbangkan lingkungan saat ini, sambil bertindak secara bertanggung jawab terhadap 45.000 karyawannya di Rusia,” kata pihak manajemen dalam pernyataan itu.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Mercedes-Benz Bakal Kehilangan US$ 2,2 Miliar Bila Asetnya Dinasionalisasi Rusia

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:20 WIB

Mahia, Maseja dan Chrisalia Jadi Sorotan di Main-Main Cipete Vol. 39

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Berita Terbaru