Anak Usia 13 Tahun Kendarai Truk Pikap, 9 Nyawa Melayang

- Editor

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan di Texas, AS, sembilan orang tewas. (Foto:Pelopor.id/Twitter @TodayShow)

Kecelakaan di Texas, AS, sembilan orang tewas. (Foto:Pelopor.id/Twitter @TodayShow)

Pelopor.id – Kejadian tragis di Amerika Serikat saat seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun dibiarkan mengendarai truk pikap. Kendaraan tersebut kemudian menabrak sebuah van yang membawa tim golf perguruan tinggi di Texas barat dan menghilangkan 9 nyawa.

Polisi menginformasikan, 6 anggota tim golf Universitas Southwest yang berbasis di New Mexico tewas dalam kecelakaan Selasa, (15/03/2022) malam waktu setempat bersama dengan pelatih mereka. Bocah laki-laki berusia 13 tahun yang mengendarai truk pikap beserta ayahnya (38 tahun) juga tewas dalam kecelakaan yang terjadi di dekat Andrews, Texas.

Korban Tewas akibat Kecelakaan di Texas, AS. (Foto:Pelopor.id/Twitter @TodayShow)

Berdasarkan keterangan Departemen Keamanan Publik Texas, tragedi itu bermula saat pikap Dodge 2500 berbelok ke jalur sebelah (untuk kendaraan lawan arah red) dan bertabrakan dengan van. Kemudian, kedua kendaraan terbakar.

Wakil ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Bruce Landsberg, mengatakan anak di bawah umur itu berada di belakang kemudi truk pikap tersebut saat terjadi kecelakaan seperti dikutip oleh KWES TV di Odessa, Texas.

Anak laki-laki berusia 13 tahun yang dilaporkan Daily Mail bernama Ricky Siemens itu disebut melanggar hukum Texas. Sebab, menurut aturan yang sah, seorang penduduk baru boleh memperoleh izin untuk belajar mengemudi di negara bagian dimulai pada usia 15 tahun yang memungkinkan mereka mengemudi dengan orang dewasa berlisensi di atas 21 tahun.

Landsberg juga menyebut, ban depan kiri truk pikap itu tampaknya pecah sebelum kecelakaan, sementara kendaraan melaju sedang melaju dengan kecepatan tinggi. Selain korban meninggal, ada dua mahasiswa Universitas Southwest bekewarganegaraan Kanada sedang dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Cara Membedakan Tumor Jinak dan Tumor Ganas

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB