Serang Ukraina, Rusia Dikeroyok Sanksi dari Berbagai Negara

- Editor

Jumat, 25 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Setelah melancarkan serangan terhadap Ukraina, Rusia kini menuai sanksi dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat (AS), Kanada, Jepang, hingga negara-negara Eropa.

Presiden AS Joe Biden melarang lembaga keuangan Amerika memproses transaksi untuk bank utama Rusia, VEB dan bank militernya, PSB dari transaksi yang melibatkan dolar amerika, yang selama ini menjadi mata uang cadangan global. Selain itu, mengutip AFP, Biden juga melarang bank-bank Amerika memperdagangkan saham atau meminjamkan dana.

Kemudian, Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau akan melarang warganya terlibat dalam pembelian surat utang negara Rusia. Transaksi keuangan ke bank-bank Rusia juga tidak akan diizinkan, termasuk dengan Donetsk dan Lugansk.

Sementara Jepang memberikan sanksi berupa larangan mengeluarkan visa, membekukan aset dan melarang perdagangan. PM Jepang Fumio Kishida menyatakan pihaknya juga akan melarang penerbitan dan perdagangan obligasi pemerintah Rusia di Jepang serta menghentikan ekspor barang keperluan militer, seperti semikonduktor.

Sedangkan, Kerajaan Inggris menjatuhkan sanksi terhadap lima bank Rusia, termasuk Rossiya dan Promsvyazbank. Inggris juga memberikan sanksi kepada tiga orang terkaya negeri tersebut, yaitu Gennady Timchenko, Boris Rotenberg dan Igor Rotenberg.

Demikian juga negara-negara Uni Eropa menyetujui paket sanksi baru terhadap Rusia. Sanksi itu akan menargetkan anggota parlemen Rusia yang mendukung pengakuan wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina. Targetnya adalah pembekuan aset dan larangan visa, termasuk 351 anggota Duma, majelis rendah parlemen Rusia. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Konglomerat Rusia Bakal Ganti Nama McDonald's dengan Merek Baru

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB