Pelopor.id | Satu lagi negara di Eropa yang memutuskan mencabut aturan pembatasan Covid-19, seperti jaga jarak dan wajib memakai masker.
Kali ini, giliran Norwegia yang melakukan hal itu, namun di tengah lonjakan kasus Omicron di negaranya.
“Aturannya sudah lenyap. Kami mencabut rekomendasi jarak sosial,” Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr dalam konferensi pers, yang dikutip dari AFP.
Gahr juga mengatakan bahwa sekarang penduduk Norwegia bisa berkumpul lagi di kelab, di acara kebudayaan dan tempat perkumpulan lain. Bisa juga berangkat dan pulang kerja menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta api dan kapal feri.
Dengan pengumuman ini, maka Norwegia mencabut semua aturan pembatasan Covid, termasuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH), jumlah maksimal orang dalam sebuah acara dan batasan penjualan alkohol di bar serta restoran.
Selain itu, aturan isolasi selama empat hari bagi yang terpapar Covid juga tidak wajib lagi, melainkan lebih bersifat rekomendasi.
Meski begitu, Gahr tetap menegaskan bahwa pandemi masih belum tuntas dan menyarankan agar kelompok rentan, seperti lansia dan yang belum divaksin, untuk tetap memakai masker jika keluar rumah.
Menanggapi pengumuman itu, Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia atau The Norwegian Institute of Public Health, Folkehelseinstituttet (FHI) menegaskan bahwa Norwegia belum mencapai puncak kasus Omicron.
FHI memperkirakan, pada musim panas tahun ini, bisa ada sekitar tiga atau empat juta orang yang terinfeksi virus corona.
Hingga saat ini, total kasus Covid-19 di Norwegia telah mencapai angka 1 juta, dengan jumlah kematian mencapai 1.513 jiwa.[]












