Pelopor.id – Saat ini total valuasi aset Non Fungible Token (NFT) global telah mencapai US$16 miliar berdasarkan data Bloomberg. Angka tersebut, masih jauh dibawah total nilai keseluruhan aset-aset digital global seperti uang kripto dan lainnya, yang mencapai US$2 triliun.
Meski demikian, analis dari NFTGo dan lembaga riset Messari memprediksi, valuasi NFT akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, NFT dengan jenis avatar yang umumnya digunakan sebagai gambar profil di media sosial mendominasi valuasi aset NFT dengan pangsa pasar 46 persen.

Adapun sejumlah jenis NFT yang populer saat ini adalah CryptoPunks dan Bored Ape Yacht Club, yang dimiliki oleh pesohor dunia, seperti petenis Serena Williams.
Sementara Nystrom memprediksi NFT dengan kegunaan yang variatif akan lebih banyak digunakan di masa depan, sebab ada potensi keuntungan moneter yang dapat diperoleh pemiliknya. Sejauh ini, mayoritas keuntungan yang didapat dari aset ini adalah dengan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga pembelian.
- Aktor Brie Larson Tuai Kritik Setelah Umumkan Beli NFT
- GameStop dan Immutable X Luncurkan Pasar NFT Akhir 2022
Kemudian Investment Analyst di Titan Global Capital Management USA Inc Gritt Trakulhoon mengatakan, proyek-proyek NFT semakin variatif selama beberapa bulan terakhir. NFT kini juga dapat digunakan sebagai sarana investor untuk melakukan pendanaan tahap awal atau seed funding. Menurutnya mayoritas aktivitas dan investasi NFT ke depannya tidak hanya akan berkutat pada gambar profil.[]












