Pembeli Battlefield 2042 Petisi Electronic Arts Tuntut Refund

- Editor

Sabtu, 12 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi game. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi game. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Electronic Arts (EA) mendapatkan petisi di change.org yang berisi permintaan pengembalian dana (refund) untuk game Battlefield 2042 yang sudah dibeli.

Pembuat petisi menyebutkan bahwa Battlefield 2042 telah merugikan para pembeli, lantaran gamenya dinilai mengecewakan dan tak juga diperbaiki oleh EA, seperti dilansir dari Techspot.

Pembuat petisi juga mengatakan bahwa EA dan DICE yang merupakan publisher dan developer Battlefield 2042, tidak mewujudkan janji-janji mereka setelah game itu dirilis, dan membuatnya tidak bisa dimainkan.

Sebenarnya petisi telah dibuat sejak sekitar sebulan lalu, namun jumlah penandatangannya baru bertambah signifikan dalam beberapa hari terakhir hingga mencapai 85 ribu.

EA sendiri sebelumnya disebut akan menggratiskan Battlefield 2042 akibat permasalahan ini. Pasalnya, jumlah penjualan dan jumlah pemain terus merosot setelah game itu dirilis selama dua bulan.

Perubahan drastis pada model bisnis pada sebuah game bukan sesuatu yang baru. PUBG: Battlegrounds misalnya yang berubah menjadi free to play, namun mereka tetap memberi kompensasi pada pemain yang sudah terlanjur membeli gamenya.

Melihat contoh itu, jika EA benar-benar mengubah Battlefield 2042 menjadi free to play, mereka seharusnya juga memberikan kompensasi serupa.

Diberitakan sebelumnya, pembeli Battlefield 2042 memang layak kecewa, lantaran game tersebut selalu bermasalah dan fiturnya juga tak lengkap sejak pertama kali dirilis. Bahkan, posisinya langsung melesat di daftar Steam Hall of Shame dan tercatat sebagai game terburuk ke-12 di platform tersebut.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Polisi Amankan Tiga Remaja Pembuat Tembakau Sintetis

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Mengupas Teknologi Q-SYS Experience Center di Melodia Musik Pondok Indah
Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB