Pelopor.id | Stimulus pemerintah dan penghematan pandemi selama setahun terakhir telah memicu ledakan bisnis manajemen kekayaan dan aset perusahaan asuransi Kanada, termasuk Manulife Financial dan Sun Life Financial.
Melansir Reuters, dalam tiga bulan terakhir hingga Desember lalu, Manulife membukukan pendapatan inti sebesar C$ 84 sen per saham, naik 13,5% secara year-on-year (yoy).
Demikian juga pendapatan manajemen aset Manulife tumbuh 27% pada periode yang sama. Capaian itu membantu mengimbangi penurunan laba di Asia, Kanada dan Amerika Serikat (AS).
Sedangkan kompetitornya, Sun Life juga membukukan kenaikan sebesar 15% pada unit manajemen asetnya, menjadi C$ 382 juta.
Capaian itu dikombinasikan dengan peningkatan laba di Kanada dan Asia, membantu mengimbangi penurunan 51% dalam bisnis AS dan mengangkat pendapatan keseluruhan sebanyak 4%.
Pada periode yang sama, Sun Life membukukan laba kuartalan dasar sebesar C$ 898 juta, tumbuh 4,2% secara yoy.
Meski begitu, Sun Life memperingatkan bahwa penyebaran varian Omicron akan berdampak pada pendapatan kuartal pertama.
“Jumlah infeksi yang tinggi, yang menjadi jumlah rawat inap dan kematian yang lebih tinggi,” ujar Chief Executive Officer Sun Life Kevin Strain.[]












