Waduh, Perusahaan Global Berikut Gagal Penuhi Target Perubahan Iklim

- Editor

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Organisasi nirlaba New Climate Institute. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Logo Organisasi nirlaba New Climate Institute. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Organisasi nirlaba New Climate Institute dan Carbon Market Watch melaporkan bahwa Google, Amazon, Ikea, Apple, dan Nestle masuk di antara perusahaan yang gagal memenuhi target dalam mengatasi perubahan iklim, utamanya untuk mencapai nol emisi karbon.

Laporan ini, berdasarkan penelitian mereka yang bertajuk Corporate Climate Responsibility Monitor (CCRM) atau Pemantau Tanggung Jawab Iklim Perusahaan yang meneliti setidaknya 25 perusahaan, seperti dikutip dari BBC, Selasa (8/2/2022).

Menurut lembaga peneliti penelitian asal Jerman ini, 25 perusahaan besar dunia tersebut, sebelumnya sudah berjanji memenuhi target pengurangan emisi gas rumah kaca. Namun, hanya 3 perusahaan yang memenuhi syarat dengan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga lebih dari 90 persen sampai waktu yang ditargetkan.

Adapun studi tersebut memberi setiap perusahaan peringkat integritas. Dimana ditemukan bahwa beberapa bekerja relatif baik dalam mengurangi emisi tapi tidak ada yang diberi peringkat integritas tinggi.

Pemeringkatan tersebut, dinilai dari berbagai faktor seperti pengungkapan emisi setiap tahun, memberikan perincian sumber emisi, dan mengungkapkan informasi dengan cara yang dapat dimengerti.

Perusahaan-perusahaan global itu, disebut salah dalam melaporkan kemajuan mereka untuk berubah cukup cepat. Perusahaan yang dianalisis, menyumbang 5 persen dari emisi gas rumah kaca global. Artinya, meski mereka memiliki jejak karbon besar, mereka memiliki potensi besar memimpin dalam upaya membatasi perubahan iklim. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Indonesia Pamerkan Berbagai Produk Hasil Hutan di Expo 2020 Dubai

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB