Pelopor.id | Pengembang properti asal Tiongkok, Shimao Group, menjual sahamnya di kawasan Guangzhou Asian Games City kepada mitranya, yaitu China Overseas Land & Investment (COLI) untuk mengurangi utangnya.
Shimao melepas sahamnya dengan harga 1,84 miliar yuan atau setara USD 290,6 juta, seperti dilansir dari Reuters.
Strategi yang dilakukan Shimao ini mengikuti langkah pengembang Agile Group. Shimao sama seperti Agile, menguasai kepemilikan 26,7% saham di Guangzhou Asia Games tersebut. Proyek itu memang usaha patungan anatra Shimao, Agile dan COLI.
Setelah kesepakatan ini selesai, saham COLI di Guangzhou Asian Games City akan meningkat dari 20% menjadi 73,3%. Guangzhou Asian Games City adalah kompleks perumahan dan komersial dengan total luas lantai konstruksi 5,9 juta meter persegi.
Selain saham, Shimao juga sedang mempertimbangkan menjual sejumlah aset propertinya untuk membantu mengatasi utangnya. Perusahaan yang berbasis di Shanghai tersebut telah gagal membayar pinjaman perwalian dan memperperpanjang sejumlah pembayaran sekuritas beragun aset pada bulan ini.
Pekan lalu, Shimao menyatakan telah menjual tanah komersial di Shanghai seharga 1,06 miliar yuan kepada perusahaan milik pemerintah kota Shanghai.
Saat ini, sektor properti Tiongkok memang bisa dikatakan berada di ambang krisis. Salah satu yang paling disorot adalah Evergrande Group, yang pernah menjadi pengembang terlaris di negara itu, namun kini menjadi perusahaan properti paling berhutang di dunia. []
Baca juga: Restrukturisasi Bikin Saham Evergrande Naik 13%












