Pelopor.id – Spanduk-spanduk tentang Arteria Dahlan mulai bermunculan di Kota Bandung pada Rabu (19/1/2021). Salah satunya terdapat di jalan Tamansari, tepatnya dekat Taman Jomblo. Spanduk dengan ukuran cukup besar bertuliskan ‘Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda’ itu terpasang di ruas tersebut.
Selain di Jalan Tamansari, spanduk tersebut juga telah tepasang di sudut Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat. Spanduk-spanduk itu, diduga dipasang malam hari, lantaran tak ada yang melihat pemasangannya.
Hal ini, sebagai imbas dari perkataan Arteria Dahlan yang dianggap melecehkan Bahasa Sunda, saat rapat kerja dengan Kejaksaan Agung. Saat itu, Politisi PDI-Perjuangan ini meminta Kajati Jawa Barat dicopot lantaran menggunakan bahasa sunda saat rapat.
Selain lewat spanduk, kecaman terhadap Arteria Dahlan juga datang dari koalisi masyarakat penutur bahasa sunda yang menganggapnya telah melecehkan bahasa sunda. Koalisi tersebut, menuntut Arteria dipecat dari PDIP, serta dari DPR RI.

Rekan satu partainya, yakni Tubagus Hasanuddin ikut mengecam Arteria. Tb Hasanuddin menegaskan, yang dikatakan Arteria merupakan pernyataan pribadi. Ia pun mendorong masyarakat untuk melayangkan tuntutan pemecatan Arteria, untuk di proses oleh dewan kehormatan DPR.
Tak hanya itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun mengimbau agar Arteria segera meminta maaf kepada komunitas warga sunda, agar masalah ini cepat terselesaikan.
“Jadi saya mengimbau Pak Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di Nusantara ini. Kalau tidak dilakukan, pasti akan bereskalasi. Sebenarnya orang Sunda itu pemaaf ya, jadi saya berharap itu dilakukan,” tutur Ridwan Kamil dalam siaran persnya, Selasa (18/1/2021).
Menurut Ridwan Kamil, ada dua jenis masyarakat dalam melihat perbedaan. Pertama, ada yang melihat perbedaan itu sebagai kekayaan atau sebagai rahmat. Ia berharap mayoritas warga melihat perbedaan dengan cara ini. Kelompok kedua, katanya, ada yang melihat perbedaan sebagai sumber kebencian dan itu yang harus dilawan.
- Arteria Dahlan Minta Anggiat Pasaribu Nyanyi Hymne Guru Saat Minta Maaf ke Ibunya
- Profil Arteria Dahlan, Politikus yang Ribut dengan ‘Anak Jenderal’
- Kisruh Arteria vs Anak Jenderal, Brigjen TNI Muhammad Zamroni Mengaku Tidak Terlibat
“Jadi saya menyesalkan statement dari Pak Arteria Dahlan terkait masalah bahasa ya, yang ada ratusan tahun atau ribuan tahun, menjadi kekayaan Nusantara ini,” ungkapnya.
Ridwan Kamil pun mengatakan, jika Arteria tidak nyaman dengan penggunaan Bahasa Sunda, tinggal disampaikan secara sederhana. Tapi kalau bentuknya meminta untuk diberhentikan jabatan, menurutnya itu terlalu berlebihan.
“Tidak ada dasar hukum yang jelas dan saya amati ini menyinggung banyak pihak warga Sunda di mana-mana. Saya sudah cek ke mana-mana. Saya kira tidak ada di rapat yang sifatnya formal dari A sampai Z-nya Bahasa Sunda,” tandasnya. []












