Pelopor.id | Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meluncurkan program “Indonesia Mendengar”, sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada penerima maanfaat (PM) di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Program tersebut adalah bagian dari program “Indonesia Mendengar”, “Indonesia Melihat” dan “Indonesia Melangkah”, yang ditujukan terutama bagi penyandang disabilitas. Program itu merupakan upaya serius Kementerian Sosial (Kemensos) mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas.
Mengutip Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, Risma menyatakan ada 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia.
“Kondisi kedisabilitasan yang dialami saudara-saudara kita ini, mengakibatkan mereka kurang mendapatkan akses pada informasi dan komunikasi, juga pada akses layanan dasar lainnya,” ucap Risma di GOR Basket Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (08/01/2022).
Melalui program “Indonesia Mendengar”, Kemensos membantu penyandang disabilitas rungu dan lansia dengan alat bantu dengar dan telepon pintar, yang bisa mengubah suara menjadi huruf. Dengan begitu, penyandang disabilitas bisa membaca pesan lawan bicara.
“Ada sekitar 34.000 unit alat bantu kami serahkan kepada yang memerlukan,” kata Risma bersama dengan Wakil Ketua Komisi VIII TB Ace Hasan Syadzily.
Risma berharap, dengan alat bantu itu, penyandang disabilitas bisa semakin mandiri. Selanjutnya, mereka bisa meningkatkan akses kepada kegiatan produktif dan ujungnya meningkatkan kapasitas keuangan mereka.
Dalam kesempatan sama, Ace Hasan menyatakan, program “Indonesia Mendengar” yang diuncurkan Kemensos merupakan terobosan sangat positif. Pasalnya, tidak semua kelompok penyandang disabilitas memiliki akses mendapatkan alat bantu.
Program ini juga membuktikan bahwa negara telah hadir, lantaran kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan, kini keberfungsian sosialnya mulai menguat.
“Komisi VIII sangat mendukung program ini, baik dari sisi anggaran maupun dari segi program. Kami harapkan dengan program seperti ini akan mendorong masyarakat memiliki kesempatan sama,” katanya. []
Baca juga: Kemensos Terima Donasi Rp 1 Miliar dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih untuk NTT












