Kebijakan Xi Jinping Buat Tencent Terdepak dari Daftar 10 Perusahaan Teknologi Terbesar

0
Ilustrasi teknologi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Tencent Holdings dan Alibaba Group Holding keluar dari daftar 10 perusahaan teratas global berdasarkan kapitalisasi pasar. Beberapa penyebab hal itu adalah kebijakan keras Presiden Xi Jinping terhadap perusahaan teknologi dan juga ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS).

Seperti diketahui, Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah meningkatkan tekanan pada bisnis Tiongkok. Ia mengumumkan sanksi terhadap pembuat pesawat tak berawak DJI dan lusinan entitas Tiongkok lainnya, yang dituduh mengambil bagian dalam pelanggaran hak asasi manusia atau pengembangan militer.

Padahal dibulan Februari lalu, Tencent sempat berada di urutan keenam, sebelum kapitalisasi pasarnya anjlok lebih dari 40 persen, berdasarkan data Quick FactSet. Kini, Tencent harus menerima nasib berada di peringkat ke-11, seperti dilansir dari Nikkei Asia.

Daftar terbaru itu kini didominasi oleh raksasa teknologi AS, seperti Apple di posisi pertama, diikuti Microsoft, dan Alphabet yang merupakan induk usaha Google. Kemudian Saudi Aramco berada di urutan keempat, disusul Amazon.com, Tesla dan Meta yang merupakan operator Facebook Group.

Sementara itu, peringkat delapan diduduki oleh perancang chip Nvidia dan Berkshire Hathaway milik Warren Buffet berada di urutan ke-9. Hal ini membuat Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. sebagai perusahaan Asia paling berharga di dunia pada posisi ke-10. []

Baca juga: China Denda Perusahaan Teknologi Hingga Miliaran Rupiah