Pajak yang Bakal Dibayar Elon Musk Diprediksi Jadi Rekor di AS

- Editor

Selasa, 21 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Tesla, Elon Musk. (Foto: Pelopor.id/Bloomberg)

CEO Tesla, Elon Musk. (Foto: Pelopor.id/Bloomberg)

Pelopor.id – Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk, yang juga CEO Tesla Incorporated menyatakan bahwa dirinya pada tahun ini akan membayar pajak lebih dari 11 miliar dolar Amerika.

“Bagi mereka yang bertanya-tanya, saya akan membayar pajak lebih dari US$ 11 miliar pada tahun ini,” cuit Musk melalui akun Twitternya, Senin (20/12/2021).

Jumlah tersebut, diprediksi menjadi rekor pembayaran ke lembaga pajak Amerika Serikat, IRS, atau Internal Revenue Service. Sebelumnya, Elon Musk diperkirakan bakal menghadapi tagihan pajak lebih dari 10 miliar dolar Amerika pada tahun ini, jika dirinya menggunakan semua opsinya untuk memesan saham.

Sejak awal November, Musk telah menjual saham Tesla senilai US$ 14 miliar. Keputusan ini, diambil setelah ia bertanya kepada pengikutnya dalam jajak pendapat Twitter, apakah dia harus menjual 10% kepemilikannya.

Respons yang diperoleh dari jajak pendapat itu adalah “ya”. Tapi kemungkinan Musk akan mulai menjualnya lantaran menghadapi tagihan pajak besar-besaran atas opsi saham Tesla.

Kontrak opsi tersebut diperoleh Elon Musk sebagai bagian dari rencana kompensasi, lantaran tidak mengambil gaji atau bonus tunai dan kekayaannya pun berasal dari keuntungan harga saham Tesla.

Praktik ini, telah dikritik oleh beberapa politisi sebagai celah pajak bagi orang kaya. Adapun ProPublica, pada awal tahun ini menerbitkan investigasi yang menunjukkan bahwa Musk dan beberapa miliarder lainnya tidak membayar pajak pendapatan federal pada 2018.

ProPublica mencatat, antara 2014 dan 2018, Musk hanya membayar pajak US$ 455 juta atas pendapatan US$ 1,52 miliar. Padahal nilai kekayaannya tumbuh US$ 13,9 miliar selama periode itu.Sedangkan Forbes melaporkan, di atas kertas kekayaan Musk bernilai lebih dari US$ 244 miliar dan menjadikannya sebagai orang terkaya di dunia.

Baca Juga :   Microsoft Berencana Buka Kantor Lagi Mulai 28 Februari

Musk bisa saja menunggu hingga tahun depan untuk membayar tagihan pajak, tetapi itu berarti berpotensi terkena tarif pajak yang lebih tinggi di bawah rancangan undang-undang Build Back Better yang diusung Partai Demokrat. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang
Pilates Hunter Kemang Hadirkan Paket Promo Grand Opening Mulai Rp900.000
Bank Jakarta Raih Golden Champion in Satisfaction, Loyalty, & Engagement pada 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Berita Terbaru