Gampong Ulee Lheue Aceh, Desa Wisata Sejarah Tsunami

- Editor

Jumat, 5 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Wisata Gampong Ulee Lheue di Kota Banda Aceh yang masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

“Saya ingin mengucapkan selamat untuk Desa Wisata Gampong Ulee Lheue yang tembus 50 desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 dengan kelengkapan potensi wisata dan ekonomi kreatif. Ada wisata alam, budaya, juga yang begitu bermakna adalah wisata sejarah,” tuturnya dikutip Jumat, (05/08/2022)

Sandiaga menjelaskan, wisata sejarah tersebut terkait dengan bencana tsunami yang terjadi di Desember tahun 2004. Di mana Desa Wisata Gampong Ulee Lheue yang merupakan kawasan pesisir menjadi salah satu daerah yang sangat terdampak baik korban jiwa maupun bangunan.

Tetapi, di tengah hantaman bencana itu, terdapat Masjid Baiturrahim yang masih berdiri dengan kokoh. Masjid ini satu-satunya bangunan yang tersisa saat gempa dan tsunami, sementara bangunan lain di sekitar masjid bahkan kawasan yang hancur.

Masjid yang merupakan peninggalan Sultan Aceh pada abad ke-17 ini juga telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Di kawasan masjid ini juga terdapat gallery tsunami yang memajang foto-foto kondisi masjid dan sekitarnya pada saat terjadi gempa dan tsunami.

Selain menjadi gallery, masyarakat juga memanfaatkannya sebagai sentra UMKM desa wisata Gampong Ulee Lheue. Masih terkait dengan sejarah bencana tsunami, di Desa Wisata Gampong Ulee Lheue ini juga terdapat makam massal para korban gempa dan tsunami Aceh tahun 2004.

Baca Juga :   Apple Disebut Targetkan Jual 300 Juta iPhone

“Saya harapkan kita semua bersatu-padu untuk menjadikan Gampong Ulee Lheue ini menjadi daya tarik unggulan,” ujar Menparekraf.

Selain wisata sejarah, Desa Wisata Gampong Ulee Lheue juga kaya akan potensi berbasis alam dan budaya. Salah satunya adalah Pantai Cermin. Di sini wisatawan dapat menikmati berbagai wisata air. Di desa wisata ini wisatawan juga dapat menikmati berbagai suguhan seni dan budaya. Seperti Tari Ranup Lampuan, Tari Rapa’i Geleng, juga Tarek Pukat.

Tarek Pukat merupakan tradisi menangkap ikan dengan menggunakan jaring panjang hingga ratusan meter yang ditarik dengan perahu dari darat ke tengah laut. Sandiaga pun berkesempatan turut melakukan tradisi tersebut di kesempatan kunjungannya ke Desa Wisata Gampong Ulee Lheue.

“Desa Wisata Gampong Ulee Lheue berhasil menggabungkan antara wisata berbasis sejarah dan juga pariwisata berbasis alam dan budaya. Saya harapkan kita semua bersatu-padu untuk menjadikan Gampong Ulee Lheue ini menjadi daya tarik unggulan sehingga banyak lapangan pekerjaan bisa tercipta,” tegasnya.

Baca Juga :   Capai Rekor Tertinggi Sejak Pandemi, 5 Negara ini Dominasi Kunjungan Wisman ke Indonesia

Menparekraf memastikan, pihaknya akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi bagi Desa Wisata Gampong Ulee Lheue untuk terus berkembang. Termasuk melibatkan pihak swasta untuk memberikan pendampingan mulai dari pelatihan sadar wisata, peningkatan kapasitas SDM, juga peningkatan sarana dan prasarana serta pemasaran.

“Saya harapkan pola pelatihan, pendampingan, bantuan pemasaran atau marketing ini akan berjalan. Karena data-data yang kami dapatkan tahun lalu, di tengah-tengah pandemi justru pariwisata ke desa wisata seperti ini naik 35 persen. Jadi ini yang kita harapkan akan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya targetnya 1,1 juta delapan kerja tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” tandas Sandiaga.

Pj. Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq mengapresiasi dukungan Kemenparekraf/Baparekraf dalam pengembangan pariwisata di Banda Aceh.

Baca Juga :   Jepang Lipatgandakan Batas Kedatangan Turis Asing Mulai Juni

“Suatu keberkahan bagi kami warga Banda Aceh. Kepada Bapak Menteri kami berharap agar wisata Banda Aceh terus dipromosikan,” ucap Bakri Siddiq. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB