Pelopor.id – Uber Technologies Inc, berencana menjual saham yang dianggapnya sebagai investasi non-strategis di perusahaan lain. Termasuk di perusahaan perjalanan asal Tiongkok Didi Global inc.
Chief Executive Officer (CEO) Uber, Dara Khosrowshahi mengatakan, pihaknya akan terus memegang beberapa saham lantaran alasan strategis. Tetapi akan menjual beberapa dari mereka. Termasuk saham Uber di Didi Global.
“Saham Didi kami, kami percaya tidak strategis. Mereka adalah pesaing, China adalah lingkungan yang cukup sulit dengan transparansi yang sangat sedikit,” tuturnya dilansir dari Reuters Rabu (15/12/2021).
Baca juga :
- Fokus Produksi di AS, Canoo Akhiri Kesepakatan dengan Perusahaan Belanda
- Toyota Benamkan Investasi US$ 70 Miliar di Mobil Listrik Hingga 2030
- Ford Motor Targetkan Produksi 200.000 Mustang Listrik
- Nissan Siapkan Dana US$ 17,5 Miliar untuk Percepat Produksi Mobil Listrik
Khosrowshahi menjelaskan, Uber tidak terburu-buru menjual saham. Sebab menurutnya menjual saham perlu dilakukan dengan cerdas dan disesuaikan dengan waktu yang tepat.
Saat ini, Uber memiliki sekitar US$ 13,1 miliar dalam investasi di perusahaan lain pada akhir kuartal III 2021. Termasuk US$ 4,1 miliar di Didi Global.[]












