Pemerintah Tiongkok Lakukan Intervensi Terhadap Masalah Evergrande

- Editor

Selasa, 14 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kondominium. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi kondominium. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Perusahaan properti Tiongkok, Evergrande mengalami masalah gagal bayar utang, sehingga mendorong pemerintah melakukan intervensi.

Salah satunya terlihat dari keputusan bank sentral yang akan mengalirkan dana sebesar USD 188 miliar atau sekitar Rp 2.688 triliun (kurs Rp 14.300/USD). Kebijakan itu diambil untuk mencegah terjadinya keruntuhan di sektor real estat Tiongkok.

Selain itu, pemerintah daerah di Guangdong, yang merupakan markas Evergrande, telah menyatakan akan mengirim sejumlah petugas ke perusahaan tersebut, untuk mengawasi manajemen risiko dan memperkuat kendali internal.

Sejatinya, sejumlah analis telah memperingati bahwa keruntuhan Evergrande tidak hanya memicu risiko untuk pasar properti Tiongkok, tapi juga sistem keuangan yang lebih luas. Mengingat besarnya pengaruh perusahaan Evergrande di Negeri Tirai Bambu.

Melansir dari CNN, Evergrande memiliki sekitar 200.000 karyawan, meraup lebih dari USD 110 miliar atau sekitar Rp 1.573 triliun dalam penjualan tahun lalu, dan memiliki lebih dari 1.300 pengembangan di lebih dari 280 kota di Tiongkok.

Pada awal pekan ini, Evergrande juga telah mengumumkan akan membentuk komite manajemen risiko, termasuk perwakilan pemerintah, untuk mengurangi dan menghilangkan risiko di masa depan.

Dampak masalah Evergrande memang tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, sektor real estat dan industri terkait adalah salah satu sektor terbesar di Tiongkok, menyumbang sebanyak 30% dari Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu. []

Baca juga: Susul Evergrande, Pengembang Sunshine 100 China Gagal Bayar Obligasi

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Zongmu Technology Raih Investasi Baru 1 Miliar Yuan

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:31 WIB

Rahardja Pertegas Identitas Musik dengan Single Jatuh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:20 WIB

Roni Joni, Rycko Ria, Naomi Ivo Rilis Single Catchy Dopamine (Bukan Haluuu)

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:05 WIB

Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Konser Guns N’ Roses pada November 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses

Senin, 22 Juni 2026 - 00:55 WIB

Ini Lirik Lengkap Lagu Anakmu Slalu Cinta Milik Lindee Cremona

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:05 WIB

Duo Antonia Resmi Rilis Mini Album Suara Hati

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:08 WIB

Kolaborasi Enerjik Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Lahirkan Dopamine (Bukan Haluuu)

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:16 WIB

Man Sinner Tampil di Pasar Seni Ancol untuk JAKALCER FEST 2026

Berita Terbaru

Grup band Rahardja. (Foto: Istimewa)

Musik

Rahardja Pertegas Identitas Musik dengan Single Jatuh

Sabtu, 27 Jun 2026 - 05:31 WIB

Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 siap digelar. (Foto: Istimewa)

Nasional

Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

Kamis, 25 Jun 2026 - 15:50 WIB