FDA Terbitkan Izin Penggunaan Obat Antibodi Covid AstraZeneca

0
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) mengizinkan penggunaan campuran antibodi Covid-19 buatan AstraZeneca. Langkah itu dilakukan untuk mencegah penularan terhadap individu yang memiliki sistem kekebalan lemah atau riwayat efek samping parah setelah divaksin.

Mengutip Reuters, FDA telah mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk koktail antibodi AstraZeneca, Evusheld, yang dikenal sebagai pre-exposure prophylaxis (PrEP).

Meski begitu, Direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat FDA Patrizia Cavazzoni mengatakan, vaksinasi tetap terbukti menjadi pertahanan terbaik untuk melawan Covid-19.

Menurut Cavazzoni, penggunaan kombinasi dua antibodi monoklonal tersebut untuk mengurangi risiko pengembangan virus Corona pada individidu yang mengalami gangguan sistem kekebalan.

“Mereka mungkin tidak memiliki respons kekebalan yang memadai terhadap vaksinasi atau memiliki riwayat reaksi yang merugikan parah terhadap vaksin Covid-19 dan tidak menerimanya,” ujarnya.

Ia juga sangat menegaskan bahwa penggunaan Evusheld bukan sebagai pengganti vaksin Covid-19.

Hingga saat ini, antibodi yang diproduksi di laboratorium tersebut hanya diizinkan sebagai pengobatan dini terhadap virus Corona, atau sebagai terapi pencegahan untuk orang berisiko tinggi setelah mengalami kontak dengan pasien yang positif terpapar Covid-19. []

Baca juga: AstraZeneca Akan Tarik Keuntungan dari Vaksin Covid-19