Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter

- Editor

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

Pelopor.id – Korban tersapu banjir lahar Gunung Merapi bernama Hendri Susanto (27 tahun), ditemukan pada Selasa, (7/12/2021). Ia ditemukan terkubur material pasir dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

Hendri Susanto, warga Pagersari RT 04 /RW 2 Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang tersapu banjir lahar hujan saat mengemudikan truk di aliran Kali Bebeng pada 1 Desember 2021.

Korban ditemukan di aliran Kali Bebeng, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Titik ditemukannya korban berjarak 500 meter dari lokasi korban dilaporkan hilang.

“Pencarian hari ke 7 korban berhasil ditemukan di tumpukan meterial lahar dingin dalam keadaan meninggal.”

“Setelah upaya pencarian tim SAR gabungan dibantu alat berat, korban berhasil ditemukan. Ke arah selatan kurang lebih 500 meter. Selanjutnya koban dibawa ke RSUD Muntilan,” tutur Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.

Pertama kali, korban ditemukan oleh Ajib (34 tahun), warga Dusun Trolikan, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung sekitar pukul 11.30 WIB. Ajib yang sedang menggali pasir mencium bau tidak sedap. Curiga terhadap bau tersebut, Ajib menggali pasir lebih dalam.

Pada kedalaman sekitar 1,5 meter, Ajib melihat kain berwarna biru yang dipastikan melekat pada bagian tubuh manusia. Ajib kemudian melaporkan penemuan jenazah ke rekan kerjanya Nida Nur Afandi. Laporan diteruskan ke Koramil 16/SRB dan Polsek Srumbung.

Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter
Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

Kapolsek Srumbung, AKP Sumino kemudian menuju lokasi untuk memimpin proses evakuasi. Saat ditemukan korban mengenakan baju biru dengan kondisi telungkup dan kaki terjepit batu besar. Korban diidentifikasi menderita luka parah di wajah.

Sementara personel SAR gabungan telah melakukan pencarian korban selama 7 hari. Pencarian di aliran sungai dilakukan menggunakan alat berat dan melibatkan anjing pelacak.

“Pencarian hari ke 7 korban berhasil ditemukan di tumpukan meterial lahar dingin dalam keadaan meninggal,” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.

Baca Juga :   Polisi Tangkap Lagi Dua Anggota Khilafatul Muslimin di Sumut dan Bekasi

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian SAR dinyatakan selesai. Anggota tim yang terlibat dalam pencarian dikembali ke kesatuan masing-masing.

Baca juga :

Seorang sopir truk pengangkut pasir hilang terseret banjir lahar hujan di hulu Kali Bebeng, Dusun Cawang Kulon, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung. Curah hujan tinggi terjadi di puncak Merapi.

Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan banjir di hulu Kali Bebeng akibat hujan lebat di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021). Sekitar pukul 14.00 WIB debit air meningkat drastis membawa material batu dan pasir.

“Sekitar pukul 15.00 WIB debit air Kali Bebeng meningkat disertai material pasir dan batu. Menyebabkan 1 unit truk hanyut terbawa arus. Truk tersebut hendak mengangkut galian C di aliran Kali Bebeng,” jelas AKBP Sajarod. (Tyo)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman
Tidar Canangkan Target Menangkan Pileg dan Pilpres 2029 di Kongres IV Bali

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 02:55 WIB

Angkat Tema Kehilangan, Dewi Hani Jayanti Rilis Single Karena Kucinta Dia

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:38 WIB

Grup Band Paman Rilis Pelita, Lagu Penuh Harapan dan Refleksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:59 WIB

Vitalia dan Agnes Arabella Bawa Nuansa Emosional di Program Musik Main-Main di Cipete Vol. 37

Minggu, 30 November 2025 - 18:48 WIB

Alf Tatale Gandeng Natasha Ryder untuk Video Musik Single Sesaat

Minggu, 30 November 2025 - 17:53 WIB

Siements hingga Party at Eden Guncang Tease Club Lewat Distorsi Gegap Gempita

Jumat, 28 November 2025 - 01:46 WIB

Annisa Dalimunthe dan Posan Tobing Hadirkan Lagu Anak Berjudul Anugerah Terindah

Jumat, 28 November 2025 - 01:10 WIB

Lemon Vanilla Ice & Your Raincoat Jadi Modal Awal Batavian Roulette

Kamis, 27 November 2025 - 00:09 WIB

Black Horses dan KILMS Siap Panaskan Distorsi Gegap Gempita 2025

Berita Terbaru