Mati Sejak 2013, Winamp Segera Bangkit dengan Perombakan Besar

0
Mati sejak 2013, Winamp segera bangkit dengan perombakan besar. (Foto: Pelopor/winamp.com)

Pelopor.id | Winamp, aplikasi pemutar musik yang pernah popular di akhir 90-an, dikabarkan sedang merombak aplikasinya dan melakukan ujicoba dalam versi beta.

Winamp menyebutkan sedang mempersiapkan sesuatu yang besar untuk generasi berikutnya, yang akan menghubungkan pengguna musik di manapun berada, seperti dikutip dari situs resminya winamp.com.

Perubahan itu diawali dengan penggantian logo terbaru Winamp, yang sebelumnya seperti gambar petir, kini terlihat lebih modern dengan dua garis miring saja.

Winamp seolah berbicara tentang kesempatan bagi penggemar untuk terhubung dengan artis. Kabarnya, Winamp juga memungkinkan pengguna melakukan streaming radio dan podcast online. Dengan demikian, Winamp terlihat sedang mencoba membuat jejaring sosial yang berpusat pada musik.

Berdasarkan laporan GSM Arena, Anda dapat mendaftar untuk menjadi penguji beta Winamp, cukup dengan menyiapkan data diri seperti nama dan alamat email untuk mendaftar dalam uji beta Winamp.

Meski demikian, hingga kini masih belum jelas kapan pengembang akan merilis Winamp versi terbaru secara resmi ke publik.

Sebelumnya, AOL selaku pemilik Winamp merilis pengumuman mengejutkan, yaitu menutup pemutar musik tersebut per 20 Desember 2013, setelah lebih dari 15 tahun eksis di ranah pemutar musik digital.

Seperti diketahui, hampir semua orang menggunakan Winamp untuk mendengarkan musik di akhir 90-an dan awal 2000-an. Namun, Winamp yang merupakan pemutar media berbasis software, perlahan mulai ditinggalkan penggunanya setelah makin populernya pemutar musik portabel. Apalagi setelah muncul Spotify dan iTunes. []

Baca juga: Infinix Smart 6 Hadir dengan Suara DTS Audio