Gojek-Tokopedia Digugat Rp 2 T Akibat Merek GoTo

0
Banner GoTo. (Foto: Pelopor/gojek.com)

Pelopor.id | Perusahaan keuangan bernama PT Terbit Financial Technology menggugat Gojek dan Tokopedia atas tuduhan plagiat merek GoTo. Gugatan dilayangkan pada 2 November 2021, dengan nomor perkara 71/Pdt.Sus-HKI/Merek/2021/PN Niaga Jkt.Pst.

Dalam petitum gugatan di SIPP PN Jakpus yang Pelopor.id kutip pada Senin (08/11/2021), Terbit Financial Technology menyatakan sebagai satu-satunya pihak yang memiliki dan memegang hak yang sah atas merek GOTO dan segala variasinya.

Merek GOTO disebut telah lebih dulu terdaftar pada Dirjen Kekayaan Intelektual Kemkumham dengan nomor IDM000858218 atas nama PT Terbit Financial Technology. Sehingga, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Tokopedia dianggap telah melanggar hak atas merek ketika menggunakan merek GoTo saat mereka merger pada 17 Mei 2021.

Baca juga: GoTo Sambut Investor Baru Abu Dhabi Investment Authority

Terbit Financial Technology selaku penggugat, meminta majelis hakim menghukum Gojek dan Tokopedia selaku tergugat, untuk membayar secara tanggung renteng ganti rugi materiil sebesar Rp 1.836.926.000.000 (Rp 1,8 triliun). Sedangkan untuk ganti rugi imateriil diminta sebesar Rp 250 miliar.

Dengan demikian, Gojek dan Tokopedia diminta membayar ganti rugi senilai total Rp 2,08 triliun.

Penggugat meminta Gojek dan Tokopedia menghentikan penggunaan merek GoTo, lantaran merek GoTo, goto dan goto financial mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek GOTO miliknya.

“Menghukum Para Tergugat untuk menghentikan penggunaan merek “GOTO” atau segala variasinya,” bunyi salah satu poin petitum. []