Waspada Gelombang 3, Kasus Covid di RSCM Kembali Bertambah

- Editor

Rabu, 20 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tenaga kesehatan dengan alat swab test. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Ilustrasi tenaga kesehatan dengan alat swab test. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pelopor.id | Jumlah pasien Covid-19 di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta kembali bertambah pada Oktober 2021. Meski demikian, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah kasus yang dilaporkan terbilang sedikit dan pemerintah tetap memantau situasi fasilitas kesehatan, menyiapkan strategi jika terjadi peningkatan kasus secara signifikan.

“Tentu kekhawatiran tentang ini juga, tapi untuk melihat kasus di Indonesia setidaknya laporan dari Jakarta, di sana ada sedikit kenaikan, tapi tidak banyak,” ucap Wiku dalam konferensi pers bersama media internasional, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Muhadjir Effendy: Pergeseran Libur Maulid Bentuk Keseriusan Pemerintah Tangani Covid-19

Sebelumnya, Wiku gencar mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam protokol kesehatan meski angka kasus Covid-19 di Indonesia terus menurun. Ia juga mengingatkan semua pihak tetap mewaspadai prediksi gelombang ketiga yang berpotensi terjadi akhir Desember 2021.

Di sisi lain, panel ahli World Health Organization (WHO) Dicky Budiman menjelaskan kenapa Indonesia masih berisiko menghadapi gelombang ketiga, meski hampir 29 persen dari populasi diperkirakan sudah terinfeksi Corona atau memiliki kekebalan alamiah per 1 Oktober 2021.

Baca juga: Pemerintah Jajaki Beberapa Alternatif Obat Covid-19

“Singapura aja itu 8 persen yang penduduknya belum divaksinasi penuh aja masih bisa meledak apalagi kita, jadi itu yang membuat kenapa potensi gelombang ketiga atau gelombang berikut itu menjadi tetap besar,” ujarnya, seperti dikutip dari detikcom, Rabu (20/10/2021).

Dicky pun menyarankan agar pemerintah bisa memaksimalkan cakupan vaksinasi hingga melampaui 60 persen untuk dosis lengkap. Kemudian level penularan transmisi dijaga dalam tingkat terendah, sambil terus memperkuat strategi 3T (testing, tracing, treatment). []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Syahrul Yasin Limpo Gaungkan Merdeka Ekspor Pertanian, Maksudnya?

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Berita Terbaru