Jawaban Menparekraf Soal Kedirjenan Wisata Halal

- Editor

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno dalam acara Weekly Press Briefing yang diselenggarakan secara virtual Senin, 20 September 2021. (Foto:Pelopor.id/Kemenpar)

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno dalam acara Weekly Press Briefing yang diselenggarakan secara virtual Senin, 20 September 2021. (Foto:Pelopor.id/Kemenpar)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, untuk membentuk Kedirjenan Wisata Halal harus dibahas secara utuh, menyeluruh dan tidak terpecah-belah meski telah ada dorongan dari DPR dan stakeholder.

“Mengenai kedirjenan ini menurut saya harus dibahas secara holistik, karena ada juga dorongan dari temen-temen baik di komisi X, maupun dari stakeholder pemangku kepentingan industri,” tuturnya dalam acara Weekly Press Briefing yang diselenggarakan secara virtual Senin, 20 September 2021.

“Kepariwisataan yang diatur di Undang-undang sebelumnya adalah secara umum dan tidak mengatur pariwisata halal.”

Sandiaga juga menyampaikan bahwa sektor pariwisata secara totalitas sudah berubah, sedangkan Undang-undang nomor 10 tahun 2009 tentang pariwisata sudah berumur lebih dari 10 tahun sehingga harus diperbaharui.

“Kepariwisataan yang diatur di Undang-undang sebelumnya adalah secara umum dan tidak mengatur pariwisata halal,” sebutnya.

Selain itu, Indonesia juga memiliki Undang-undang no.33 tahun 2014 yang mengatur tentang jaminan produk halal.

Weekly Press Briefing
Weekly Press Briefing yang diselenggarakan secara virtual Senin, 20 September 2021. (Foto:Pelopor.id/ tangkapan layar Zoom)

“Jadi bagaimana kita bisa mengintegrasikan dalam sesuatu regulasi yang akan mampu mengidentifikasi potensi serta menggerakkan potensi ini menjadi peluang-peluang besar dan juga meningkatkan kunjungan wisatawan-wisatawan nusantara ataupun mancanegara dan membuka lapangan kerja,” tegas Menparekraf.

Lebih lanjut Sandiaga mengungkapkan bahwa intinya Kemenparekraf sedang mereview secara menyeluruh tentang pariwisata halal atau friendly moeslem tourism. Sebab pariwisata halal memiliki potensi yang sangat besar dan tentunya kita menyelaraskan dengan kebutuhan wisata halal yang ternyata pasar terbesarnya berasal dari negara kita sendiri atau dari wisatawan nusantara.

Baca Juga :   Menparekraf Dorong Santri Tanah Datar Manfaatkan Platform Digital

“Jadi penyediaan extention of service, seperti musolla, restoran halal maupun tempat-tempat halal di destinasi wisata, pada saatnya nanti akan kita tingkatkan, dan Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin sendiri secara khusus sudah meminta kepada kita agar ini ditata dengan baik,” tandas Bapak Oke Oce itu.

Menparekraf juga mengakui sebelumnya memang ada miskonsepsi mengenai Wisata Halal dan hal tersebut sudah diverifikasi dan diluruskan agar tidak terpecah belah akan isu ini.

Di sisi lain, Indonesia adalah satu pengimpor produk-produk halal terbesar. dan ini sangat ironis lantaran seharusnya kita yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri, untuk itulah Kemenparekraf akan terus dorong produk-produk ekonomi kreatif lokal. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB