Suntik Dosis Kedua Terlambat, Tidak Pengaruhi Efektivitas Vaksin

- Editor

Minggu, 8 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi suntik vaksin. (Foto:Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi suntik vaksin. (Foto:Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Suntikan dua dosis vaksin Covid-19 bagi setiap individu guna menciptakan kekebalan tubuh yang optimal, dibutuhkan. Ini, sesuai rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para ahli.
Adapun rentang waktu penyuntikan dosis pertama dan dosis kedua, serta dosis pemberian vaksin berbeda-beda sesuai dengan rekomendasi untuk setiap jenis vaksin yang digunakan.

“Keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua selama masih dalam interval yang direkomendasikan para ahli, masih aman dan tidak akan mengurangi efektivitas vaksin pertama.”

Vaksinasi, merupakan salah satu upaya penting dalam penekanan laju penyebaran virus. Untuk itu, Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan laju vaksinasi yang saat ini berada di angka 1 juta-1,25 juta setiap harinya.
Tetapi, tidak menutup kemungkinan terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan vaksinasi, termasuk untuk penyuntikan dosis kedua yang saat ini sedang terjadi di beberapa daerah lantaran ketersediaan vaksin.
Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, meski pemerintah terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi, tidak menutup kemungkinan akan terjadi tantangan di tengah jalan, seperti ketersediaan vaksin. Menurut Siti, ada beberapa daerah yang terlambat menerima vaksin untuk penyuntikan dosis kedua.
Siti Nadia Tarmizi - FKUI
”Keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua selama masih dalam interval yang direkomendasikan para ahli, masih aman dan tidak akan mengurangi efektivitas vaksin pertama sehingga antibodi kita masih dapat terbentuk dengan optimal melawan virus Covid-19,” tuturnya dikutip Pelopor.id dari laman Kementerian Kesehatan.
Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, untuk vaksin Sinovac, jarak penyuntikan dosis 1 ke dosis kedua adalah 28 hari. Sementara vaksin AstraZeneca 2 sampai 3 bulan, lalu penyintas dapat divaksin setelah 3 bulan dinyatakan sembuh.
Untuk penyintas yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1 sebelum dinyatakan positif, maka bisa melanjutkan vaksinasi dosis kedua setelah sembuh 3 bulan. Tidak perlu mengulang. Pemerintah sendiri, telah mendistribusikan 86.253.981 dosis vaksin dan 67.884.947 dosis telah digunakan di 34 provinsi.[]
Facebook Comments Box
Baca Juga :   Gus Muhaimin Menangis Dengar Curhat Penyintas dan Korban Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Andi Amran Copot Anak Buah Yang Terima Fee Proyek
Bernadya Raih Prestasi Baru di Spotify Indonesia
Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Budaya Desa Tahun 2024
Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:57 WIB

Lirik Lagu Perfect – Reza Arfandy

Jumat, 14 Februari 2025 - 00:36 WIB

Jason Ranti Bikin Trio Lesehan Bareng Iksan Skuter dan Bagus Dwi Danto

Kamis, 6 Februari 2025 - 23:16 WIB

Reza Arfandy Lepas Single Perfect, Temani Momen Hari Kasih Sayang

Kamis, 6 Februari 2025 - 22:48 WIB

Cahaya Simarmata Lepas Lagu Jangan Tertipu Lagi

Kamis, 6 Februari 2025 - 19:24 WIB

Ardesy Natalia Pamer Karya Bareng The Signals di Swag Event

Senin, 27 Januari 2025 - 15:35 WIB

Iconic Tourist Buka Album Perdana Lewat Double Single Give it to Me dan Oh Honey

Senin, 27 Januari 2025 - 06:01 WIB

Boleh Gig Hadirkan Anov Blues One, Reza Arfandy dan Asora

Kamis, 23 Januari 2025 - 20:05 WIB

Anov Blues One Buka 2025 Lewat Single Tukibul 25

Berita Terbaru

Penyanyi dan musikus, Reza Arfandy. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Perfect – Reza Arfandy

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:57 WIB

Penyanyi solo, Cahaya Simarmata. (Foto: Istimewa)

Musik

Cahaya Simarmata Lepas Lagu Jangan Tertipu Lagi

Kamis, 6 Feb 2025 - 22:48 WIB