Bahlil Lahadalia: Akses Ekonomi dikuasai kelompok Kurang dari 1%

- Editor

Senin, 20 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelopor.id – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, akses ekonomi di Indonesia dikuasai oleh kelompok yang jumlahnya tidak lebih dari 1 persen.

Hal itu diungkapkan dalam rangka menekankan pentingnya kolaborasi antara pengusaha besar dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah UMKM.

“Kenapa pentingnya kolaborasi? data kita 131 juta lapangan pekerjaan di Indonesia itu kontribusi terbesarnya itu UMKM, sebesar 120 juta. Dari total unit usaha kita 99,7% itu UMKM yang jumlahnya 64 juta menurut data BPS (Badan Pusat Statistik),” tuturnya belum lama ini.

Bahlil juga mengatakan, pemerintah menginginkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, namun pertumbuhan itu harus berkualitas. Akan tetapi, kenyataannya akses ekonomi masih dikuasai sekelompok kecil pihak.

“UMKM ini kalau tidak ditolong, kalau tidak dilakukan kolaborasi dengan pengusaha besar susah untuk naik kelas.”

“Tapi tahu nggak akses ekonomi? akses ekonomi ini dikuasai oleh kelompok yang tidak lebih dari 1%. Maka saya katakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu adalah menjadi cita-cita kita semua tapi harus pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” tegasnya.

Syarat mencapai pertumbuhan ekonomi negara yang berkualitas, harus menciptakan pemerataan pertumbuhan, termasuk UMKM di dalam harus mendapatkan dukungan.

“Saya ingin menceritakan sedikit, saya kebetulan juga besar dari dunia usaha yang saya memulai dari UMKM. Omzet saya pernah Rp 60 juta. UMKM ini kalau tidak ditolong, kalau tidak dilakukan kolaborasi dengan pengusaha besar susah untuk naik kelas, kalau tidak diberikan kesempatan,” tandasnya.

“Jangan kita mulai berpikir karena kualitas mereka belum mampu. Kewajiban kita untuk membina mereka,” sambung Bahlil. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Menkominfo: Penerapan 5G yang Agresif Berpotensi Dongkrak Ekonomi UMKM

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB