Pelopor.id – Dittipideksus Bareskrim Polri, telah mengungkap kasus teror yang dilakukan oleh pihak pinjaman (pinjol) online ilegal kepada nasabahnya hingga mengakibatkan seorang korban bunuh diri.
Korban, adalah seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah yang diduga kuat nekat mengakhiri hidupnya karena tak tahan diteror secara terus menerus oleh pihak pinjol ilegal.
“Ditangkap saudari JS yang merupakan fasilitator WNA Tiongkok. Pelaku JS merekrut masyarakat untuk menjadi ketua KSP maupun direktur PT yang fiktif yang digunakan sebagai operasional pinjol ilegal.”
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap JS, seorang warga negara asing (WNA) asal China, selaku pendana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Solusi Andalan Bersama.
“Ditangkap saudari JS yang merupakan fasilitator WNA Tiongkok. Pelaku JS merekrut masyarakat untuk menjadi ketua KSP maupun direktur PT yang fiktif yang digunakan sebagai operasional pinjol ilegal,”tutur Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Helmy Santika dikutip dari Twitter Divisi Humas Polri, Senin, 25 Oktober 2021.
- Baca juga : Polri Tetapkan 57 Tersangka dalam 13 Kasus Pinjol Ilegal
- Baca juga : Polri Minta Masyarakat Tidak Takut Laporkan Pinjol llegal
Saat menangkap JS, polisi juga menyita uang sebanyak Rp 20,4 miliar. Selain itu, ketua koperasi berinisial SR dan MDA turut dibekuk polisi.
“Uang senilai Rp 20,4 miliar disita melalui rekening bank atas nama KSP Solusi Andalan Bersama serta uang Rp11 juta dari rekening yang sama. Dari tersangka SR disita satu unit ponsel,” ungkap Brigjen Helmy. []












