DPR Berharap Santunan untuk Anak-anak Terdampak Covid Bisa Berlanjut

- Editor

Sabtu, 9 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPR Berharap Santunan untuk Anak-anak Terdampak Covid Bisa Berlanjut. (Foto:Pelopor.id/Kemensos)

DPR Berharap Santunan untuk Anak-anak Terdampak Covid Bisa Berlanjut. (Foto:Pelopor.id/Kemensos)

Pelopor.id – Komisi VIII DPR RI mendukung penuh program Menteri Sosial Tri Rismaharini yang memberikan perlindungan sosial untuk masyarakat terdampak pandemi. Secara khusus, legislator memberi apreasiasi atas program santunan untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu.

Anggota Komisi VIII Diah Pitaloka menyatakan, wakil rakyat melihat manfaat besar dari program santunan tersebut. Dengan santunan dari pemerintah diharapkan bisa membantu anak-anak yang ditinggalkan orangtuanya karena covid-19.

“Dengan santunan ini bisa menjadi sedikit bekal untuk masa depan anak-anak ini.”

“Alhamdulillah bisa terwujud (santunan) berupa tabungan untuk anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena Covid-19. Ini adalah perjuangan kita bersama. Dengan santunan ini bisa menjadi sedikit bekal untuk masa depan anak-anak ini,” tutur Diah di hadapan anak-anak saat menyerakan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dalam kunjungan kerja di Panti Asuhan Aisyiyah di DI Yogyakarta (08/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Diah juga menyampaikan harapannya bantuan ini berlanjut dan bisa memberi manfaat bagi masa depan anak-anak sebagai calon pemimpin bangsa.

Adapun kali ini, Kementerian Sosial menyerahkan bantuan Atensi senilai total RP1.177.803.000. Bantuan Atensi diserahkan kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena Covid-19, penyandang disabilitas, lanjut usia dan korban penyalahgunaan Napza.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DI Yogyakarta Endang Patmintarsih menyambut baik bantuan Atensi ini. “Kita siap mendukung program-program di Kementerian Sosial, salah satunya Atensi bagi anak-anak yang ditinggal orangtuanya wafat karena Covid-19,” ucapnya.

DPR Berharap Santunan untuk Anak-anak Terdampak Covid Bisa Berlanjut
DPR Berharap Santunan untuk Anak-anak Terdampak Covid Bisa Berlanjut. (Foto:Pelopor.id/Kemensos)

Sejalan dengan Diah, Pemprov DIY berharap bantuan ini akan berlanjut, mengingat selama pandemi permasalahan kesejahteraan sosial semakin berkembang. Penanganan dari pemerintah diperlukan salah satunya dari Kementerian Sosial yang berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DIY melalui program Atensi.

Baca Juga :   Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Yogyakarta Dikenai Sanksi

Dalam penyaluran bantuan, penerima manfaat berasal dari beberapa daerah, yaitu Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul, Bantul dan Kota Yogyakarta. Salah satu penerima manfaat yang mendapat perhatian khusus karena kondisi darurat saat ini yaitu anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.

Kemensos, sejak 9 Agustus 2021 lalu mengirimkan surat kepada seluruh bupati/wali kota di Indonesia untuk mendata anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19 dan data tersebut diserahkan ke Kementerian Sosial.

Hingga 7 Oktober 2021, Kemensos telah menerima 37.974 data anak yatim, piatu dan yatim piatu terdampak Covid-19 dari 34 provinsi. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi data, tersaring sebanyak 29.030 anak yatim, piatu dan yatim piatu terdampak Covid-19 dari 34 Provinsi.

Per 8 Oktober 2021, sebanyak 2.252 anak yang telah diberikan bantuan Atensi berupa tabungan senilai Rp200 ribu/bulan bagi anak sekolah dan Rp300 ribu/bulan bagi anak belum sekolah. Selain itu juga anak diberikan bantuan kebutuhan dasar dan nutrisi.

Bantuan Atensi bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 disalurkan langsung oleh Mensos Risma di beberapa wilayah. Di antaranya Kabupaten Bandung, Jember, Aceh, Pekanbaru, Banjarbaru, Semarang, Kendal, Gorontalo, Manado dan Takalar (Makassar).

Bantuan Atensi disalurkan untuk mendukung pemenuhan hidup layak agar anak dapat tumbuh kembang secara optimal, memperkuat tanggung jawab orangtua dan keluarga dalam memenuhi hak anak, menyediakan dan memfasilitasi perawatan/pengasuhan alternatif serta meningkatkan aksesibilitas anak untuk mempertahanan kelangsungan hidupnya secara optimal.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB