Jakarta – Wuling Motor Indonesia menyebutkan, sebanyak 300 unit mobil listriknya, Wuling EV akan digunakan dalam KTT G20 di Bali pada bulan November 2022. Ikut sertanya Wuling dalam KTT G20, berkaitan dengan penunjukan perusahaan sebagai official partner.
Informasi ini disampaikan secara langsung dalam acara pre-launch Wuling EV yang bertajuk Electrify Your World yang berlangsung pada hari ini, Rabu, (01/06/2022) di Laguna Atrium, Central Park, Jakarta.
Brand & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani mengatakan, pihaknya bangga menginformasikan bahwa mobil listrik yang akan diproduksi di Indonesia ini telah resmi menjadi official car partner dari KTT G20 mendatang.
“Hal ini merupakan langkah awal yang luar biasa bagi kendaraan listrik Wuling untuk menjadi bagian dalam kegiatan berskala internasional dan turut berkontribusi pada program pemerintah dalam hal percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia,” tuturnya.
Disebutkan, 300 unit Wuling EV yang mendukung kebutuhan mobilitas selama kegiatan KTT G20 itu, adalah kendaraan listrik buatan lokal. Mengingat, seluruh unit mobil listrik yang digunakan dalam acara tersebut, merupakan unit-unit yang diproduksi oleh pabrik milik Wuling Motor Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.
Wuling mulai membangun pabriknya di Cikarang seluas 60 hektare pada tahun 2015. Pabrik ini mulai beroperasi pada 2017 silam dengan produksi perdana Wuling Confero. Pabrik tersebut, memiliki kapasitas produksi 120 ribu unit per tahun. Pabrik Wuling Cikarang saat ini digunakan untuk memproduksi Confero, Cortez, dan Almaz.

“Untuk mobil listrik ini sedang dipersiapkan, tentu memerlukan jalur sendiri dan masih berada di dalam komplek pabrik di Cikarang,” ungkap Dian Asmahani.
Mobil listrik Wuling pertama yang akan dirakit di Cikarang adalah jenis city car yang mirip Wuling Mini EV. Namun, Wuling Indonesia mengklaim desain dari mobil listrik Wuling ini benar-benar baru yang didasarkan pada prototipe Wuling Global Smart Electric Vehicle (GSEV).
Saat ini, mobil listrik berukuran mungil ini belum memiliki nama resmi dan masih menyematkannya dengan nama ‘Wuling EV’. Mobil listrik mungil itu, akan dibekali baterai dengan kemampuan jarak tempuh antara 200 hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya untuk pasar Indonesia. []












