Pemegang Saham True Corporation dan DTAC Setujui Merger

- Editor

Selasa, 5 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi merger dan akuisisi. (Foto: Pelopor.id/Freepik/pressfoto)

Ilustrasi merger dan akuisisi. (Foto: Pelopor.id/Freepik/pressfoto)

Jakarta | Para pemegang saham True Corporation dan Total Access Communication (DTAC) telah menyetujui rencana penggabungan dua operator telekomunikasi, sebuah langkah besar menuju merger yang ditargetkan rampung pada semester kedua tahun ini.

Sekitar 99,37% pemegang saham True menyetujui rencana penggabungan tersebut, begitu juga 89% pemegang saham DTAC memberikan lampu hijau. Modal terdaftar dan disetor perusahaan baru akan menjadi 138,2 miliar baht.

Chief Executive Officer (CEO) DTAC Sharad Mehrotra mengatakan, konsolidasi akan membantu memastikan investasi infrastruktur yang optimal dan penggunaan frekuensi yang dimiliki oleh kedua perusahaan.

“Kekuatan True dan DTAC akan ditarik ke perusahaan baru dengan dukungan pemegang saham utama kedua perusahaan,” katanya pada rapat pemegang saham DTAC, seperti dikutip dari Bangkok Post.

Mehrotra juga mengatakan bahwa perusahaan teknologi telekomunikasi baru tersebut berencana melayani harapan pelanggan yang lebih tinggi, menangani perubahan cepat dalam lanskap pasar global, dan mempercepat transisi Thailand menjadi pemimpin di dunia digital dengan memanfaatkan teknologi progresif.

Seorang eksekutif True yang menolak disebutkan namanya, mengatakan bahwa merger akan menjadi keuntungan bagi kedua perusahaan dalam hal pendanaan investasi jangka panjang, yang dapat memastikan kelangsungan bisnis dan memperkuat posisi mereka dalam pasar Layanan Info Lanjutan atau Advanced Info Service (AIS).

Selain itu, mengoperasikan layanan di era 5G juga membutuhkan sangat banyak modal untuk berinvestasi dalam perluasan jaringan, peralatan dan pemasaran.

True Corporation adalah konglomerat komunikasi di Thailand. Perusahaan itu mengendalikan penyedia TV kabel terbesar di Thailand, TrueVisions, penyedia layanan internet terbesar di Thailand, True Internet, dan salah satu operator seluler terbesar di Thailand, TrueMove H.

Sedangkan DTAC adalah perusahaan telepon seluler GSM di Thailand. DTAC dimiliki oleh perusahaan Norwegia Telenor, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan kedua perusahaan tersebut memiliki logo yang sama. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Infinix Zero 5G Hadir dengan MediaTek Dimensity 900

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:38 WIB

Latihan Pestapora 2026 Malaysia Hadirkan Pamungkas dan Sheila On 7

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB