Elon Musk Bantu Internet Ukraina dengan Aktifkan Starlink

- Editor

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roket Falcon 9 yang meluncurkan Starlink. (Foto:Pelopor.id/Twitter Elon Musk)

Roket Falcon 9 yang meluncurkan Starlink. (Foto:Pelopor.id/Twitter Elon Musk)

Pelopor.id – Wakil Perdana Menteri Ukraina dan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov, melalui cuitan di Twitternya meminta bantuan kepada CEO SpaceX Elon Musk untuk menyediakan layanan internet ke negara tersebut di tengah serangan Rusia. Cuitan Fedorov ini, cukup banyak mengundang perhatian lantaran kata-katanya yang membuat hati tersentuh.

“Sementara Anda mencoba menjajah Mars, Rusia mencoba menduduki Ukraina! Sementara roket Anda berhasil mendarat dari luar angkasa, Roket Rusia menyerang warga sipil Ukraina! Kami meminta Anda untuk memberi Ukraina stasiun Starlink dan untuk memanggil orang Rusia yang waras untuk membela,” tulis Fedorov dalam Twitternya.

Dengan besar hati Musk pun mengabulkan permintaan Fedorov dan menjawabnya juga melalui Twitter.

“Layanan Starlink sekarang aktif di Ukraina. Lebih banyak terminal dalam perjalanan,” jawab Musk.

Adapun sebelumnya dikabarkan, Rusia telah melumpuhkan jaringan internet di Ukraina. NetBlocks, pemantau jaringan internet global menginformasikan adanya gangguan internet yang signifikan di Kota Kharkiv tak lama setelah ledakan besar di kota tersebut. Para pengguna internet pun melaporkan kehilangan layanan internet kabel dari ISP Triolan. Meski begitu, jaringan telepon seluler masih bisa beroperasi.

“Di tengah laporan pemadaman listrik dan peningkatan aktivitas militer di Donetsk, Ukraina, data jaringan real-time menunjukkan gangguan pada konektivitas internet,” Cuit NetBlocks di Twitter pada Jumat, (25/02/2022).

Cuitan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov, melalui twitter @FedorovMykhailo
Cuitan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov, melalui twitter @FedorovMykhailo

Kota Kharkiv, yang berjarak 40 km dari perbatasan Ukraina dan Rusia adalah salah satu kota pertama yang diinvasi tentara Rusia. Serangan itu, menargetkan unit perbatasan, patroli perbatasan, dan pos pemeriksaan menggunakan artileri, alat berat dan senjata ringan. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sandiaga Uno Dampingi Jokowi Tinjau Danau Toba

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru