Hari Donor Darah Sedunia Diperingati Setiap 14 Juni, Begini Asal Mulanya

- Editor

Senin, 14 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi donor darah.(Foto: Pelopor/Alodokter)

Ilustrasi donor darah.(Foto: Pelopor/Alodokter)

Jakarta – Awalnya, Hari Donor Darah dirayakan untuk memperingati ulang tahun Karl Landsteiner, seorang ilmuwan yang memenangkan Hadiah Nobel, akan penemuannya terhadap sistem golongan darah A,B,O, pada 14 Juni 1868.

Sebelum Karl menemukan golongan darah, transfusi darah sering dilakukan tanpa mengetahui golongan darah seseorang. Pada tahun 1930, Karl memenangkan Hadiah Nobel karena penemuannya tersebut.

Donasi darah telah menyelamatkan jutaan hidup orang setiap tahunnya

Pada Mei 2005, para Menteri Kesehatan dari seluruh dunia membuat deklarasi komitmen dan dukungan pada donor darah sukarela dalam Majelis Kesehatan Dunia Ke-58, dan menetapkan Hari Donor Darah Sedunia sebagai acara tahunan yang dirayakan setiap 14 Juni.

Tiap tahunnya, negara yang ditunjuk menjadi tuan rumah, terpilih untuk merayakan Hari Donor Darah Nasional. Namun, akibat adanya pandemi sejak 2020, maka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melakukan kampanye virtual global.

Apa saja syarat untuk donor darah?

Menurut laman WHO, mayoritas orang dapat melakukan donor darah, dengan batas usia 18-65 tahun. Namun, ada beberapa negara yang menerapkan batas lebih rendah, atau lebih tinggi.

Mengenai berat badan, menurut WHO, minimal yang dapat mendonorkan darahnya adalah orang dengan berat 50 kg. Meski ada juga negara-negara yang menetapkan minimal 45 kg.

Syarat wajib donor darah adalah dalam keadaan sehat, tidak boleh sakit flu, sakit tenggorokan, sakit perut, atau infeksi lainnya. Jika orang tersebut baru saja membuat tato atau tindik badan, maka tidak dapat menyumbangkan darahnya selama 6 bulan sejak pembuatan tato atau tindik.

Syarat wajib donor darah adalah dalam keadaan sehat, tidak boleh sakit flu, sakit tenggorokan, sakit perut, atau infeksi lainnya.

Selain itu, jika Anda baru mengunjungi dokter untuk prosedur minor, maka harus menunggu selama 24 jam sebelum donor darah. Sedangkan untuk prosedur mayor, harus tunggu hingga satu bulan.

Baca Juga :   Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Dorong Penggunaan Pupuk Organik Untuk Pertanian Berkelanjutan

Orang tidak boleh mendonorkan darah, jika tidak memenuhi kadar hemoglobin minimum untuk donor darah. Sebelum donor darah, wajib dites terlebih dahulu untuk itu. Di banyak negara, tingkat hemoglobin tidak kurang dari 12 g/dl untuk perempuan, dan tidak kurang dari 13 g/dl untuk laki-laki. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB