Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Dorong Penggunaan Pupuk Organik Untuk Pertanian Berkelanjutan

- Editor

Kamis, 17 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Dorong Penggunaan Pupuk Organik Untuk Pertanian Berkelanjutan. (Foto:Pelopor.id/Kementan)

Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Dorong Penggunaan Pupuk Organik Untuk Pertanian Berkelanjutan. (Foto:Pelopor.id/Kementan)

Pelopor.id – Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Banten, Asep Mulya Hidayat mendorong penggunaan pupuk organik untuk pertanian berkelanjutan. Menurutnya, Hal ini sejalan dengan cita-cita negara-negara terutama yang berhimpun dalam forum G20.

“Tren dunia ke depan adalah menerapkan pola dan gaya hidup sehat. Dan itu dimulai dari sumber pangan sehat yang dihasilkan dari budidaya dengan menggunakan pupuk organik,” tutur Asep melalui sambungan telepon, Kamis (17/2/2022).

Haji Rocker sapaan akrabnya menjelaskan, pupuk organik sangat baik untuk meningkatkan produktivitas dan sebagai negara tropis basah, Indonesia sebetulnya kaya akan sumber dan bahan-bahan yang bisa dijadikan pupuk organik.

“Jika ini dioptimalkan, bukan hanya bisa mengembalikan performa lahan, baik fisik, biologi maupun kimianya. Tapi bisa mengedukasi petani menjadi mandiri, tidak bergantung pada bantuan pupuk bersubsidi,” ungkap Asep.

Di samping itu menurut Asep yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian Propinsi Banten ini, kemampuan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan pupuk melalui pupuk bersubsidi terbatas. Sehingga salah satu solusi yang bisa ditempuh adalah menggunakan pupuk organik.

terkait aloksi pupuk bersubsidi, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian selama ini mengacu kepada rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang diatur melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 67 Tahun 2016.

“Tahun 2022 ini, Kementerian keuangan menganggarkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar Rp 25,276 trilyun dengan volume pupuk sebesar 9,04 juta ton, dan sesuai keputusan Raker dengan Komisi IV DPR RI, Senin (14/2), PT Pupuk Indonesia (Persero) bertanggung jawab dalam proses penyaluran mulai dari lini I sampai ke kios pengecer. Mudah-mudah berjalan efektif dan efisien,” tandasnya. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Fadli Zon: Pembelajaran Tatap Muka Berisiko dan Membahayakan, Seharusnya Ditunda

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru