Jakarta – Grup band alternatif asal Jakarta Timur, Kukudabukon, merilis single terbaru berjudul Menerka Sampai Mati pada 27 Maret 2026.
Lagu ini sudah dapat didengarkan di berbagai platform digital dan menjadi penutup rangkaian single menuju album penuh perdana mereka yang akan dirilis April mendatang.
Single terbaru ini melanjutkan tema kontemplatif yang menjadi ciri khas Kukudabukon. Setelah sebelumnya menyinggung isu pelanggaran HAM dalam Memoar Tak Tercatat dan mengobservasi dampak tekanan eksternal terhadap diri dalam Siasat Merengkuh Tubuh, kali ini mereka menghadirkan narasi lebih personal tentang kelelahan batin akibat siklus terkaan yang tak pernah menemukan jawaban.
Secara musikal, lagu Menerka Sampai Mati menampilkan vokal lirih Aldi yang berpadu dengan vokal perempuan, menciptakan nuansa depresif yang kontras.
Strum gitar bernuansa laidback, hentakan drum bergema besar, serta suntikan synth di bagian akhir menghadirkan atmosfer dramatis yang mengingatkan pada musik Tame Impala.
Kukudabukon beranggotakan Aldiansyah Azura (Lele) pada vokal, Abdul Latif R.F. (Sitokosis) pada lead guitar, Fahmiologi pada rhythm guitar, Yo pada bass, dan Eso pada drum. Dengan formasi ini, mereka menghadirkan chemistry yang kuat dan konsisten dalam setiap rilisan.
Perilisan single Menerka Sampai Mati menandai langkah penting Kukudabukon menuju album debut mereka.
Lagu ini bukan hanya penutup rangkaian single, tetapi juga menjadi pengantar menuju eksplorasi musikal yang lebih luas dalam album penuh perdana yang akan segera hadir. []












