Kominfo Siap Beri Sanksi ke WhatsApp, Instagram, dan Google

- Editor

Selasa, 19 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkominfo) Johnny G Plate. (Foto: Pelopor.id/Keminfo.go.id)

Menkominfo) Johnny G Plate. (Foto: Pelopor.id/Keminfo.go.id)

“Sanksinya ada, sesuai dengan tingkatannya. Kominfo tentu tidak akan langsung memblokir aplikasi.”

Pelopor.id | Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) siap menjatuhkan sanksi kepada pengembang aplikasi seperti WhatsApp, Instagram, dan Google yang tidak mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Pendaftaran itu sendiri masih dibuka paling lambat hingga Rabu (20/07/2022) besok.

“Sanksinya ada, sesuai dengan tingkatannya. Kominfo tentu tidak akan langsung memblokir aplikasi,” tutur Menteri Kominfo (Menkominfo) Johnny G Plate, di Pusdikhub Cimahi, Senin (18/07/2022).

Johnny menegaskan, sanksi yang bakal diberikan bagi pengembang aplikasi serta situs populer jika tidak mendaftar sebagai PSE ini yaitu berupa administrasi. Meski keberadaan mereka diakui bermanfaat bagi masyarakat, tetapi saat ada aturan Pemerintah yang diabaikan sanksi tetap harus diberikan.

Manfaat dan kenyamanan masyarakat itu, lanjut Johnny, jangan dijadikan alasan oleh pihak e-commerce sebagai PSE Lingkup Privat untuk berbuat tidak sejalan dengan aturan. Apalagi berdasarkan monitoring, masih banyak PSE Lingkup Privat yang hingga saat ini belum mendaftar.

“Sebaiknya segera mendaftar melalui sistem Online Single Submission (OSS). Itu mudah, kalaupun ada kendala ada desk Kominfo, nanti dibantu,” tegas Menkominfo.

Baca Juga :   Waduh, Perusahaan Global Berikut Gagal Penuhi Target Perubahan Iklim

Johnny juga menekankan bahwa pendaftaran PSE Lingkup Privat sangat perlu dilakukan agar bisnis sektor digital yang ada di Indonesia bisa taat terhadap aturan dan media sosial yang saat ini tengah populer bisa semakin berkualitas.

“Jangan sampai media sosial kita diisi dengan hoaks, mal-informasi, mis-informasi, dan dis-informasi. Apalagi saat sekarang ini tensi politik dimulai serta KPU sedang bekerja,” tandas Johnny. []

Baca Juga :   Fokus Ekspansi, Krungthai Zmico Securities Ubah Nama Perusahaan
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB