“Selama satu bulan ini juga, Pak Menteri banyak turun ke lapangan untuk memahami banyak persoalan, memberikan arahan, dan memastikan bahwa seluruh program ke depan berada dalam rel yang sesuai juga dengan amanah Pak Presiden.”
Pelopor.id | Jakarta – Beberapa kasus pertanahan ulah para mafia tanah, belakangan terungkap ke publik. Hal ini, merupakan buah dari kerja sama antara pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah. Tetapi tak dipungkiri, masih ada keterlibatan oknum internal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
“Oleh karena itu, Bapak Menteri berupaya semaksimal mungkin untuk menata internalnya, baik di tingkat pusat, Kantor Wilayah (kanwil) Provinsi maupun Kantor Pertanahan (Kantah) di tiap kabupaten/kota,” tutur Juru Bicara Menteri ATR/Kepala BPN, T. Hari Prihatono dalam wawancara bertema “Mafia Tanah Bikin Gerah” dikutip Senin, (18/07/2022).
Komitmen memberantas mafia tanah ditunjukan Menteri ATR/Kepala BPN, sesaat usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Di mana, Hadi Tjahjanto langsung menemui Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.
“Ada dua hal yang ditegaskan dalam pertemuan tersebut, mempererat silaturahmi dan memastikan kerja sama lebih kuat lagi,” ungkap Hari.
Menteri ATR/Kepala BPN juga secara aktif terjun langsung ke lokasi-lokasi yang terdapat sengketa dan konflik pertanahan. “Selama satu bulan ini juga, Pak Menteri banyak turun ke lapangan untuk memahami banyak persoalan, memberikan arahan, dan memastikan bahwa seluruh program ke depan berada dalam rel yang sesuai juga dengan amanah Pak Presiden,” tegas Hari.
Selain bersama Satgas Anti-Mafia Tanah, Kementerian ATR/BPN juga terus meningkatkan sinergi dengan Kementerian BUMN, Kantor Staf Presiden, serta beberapa lembaga terkait lainnya. Sinergi ini, langkah percepatan dalam penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan.
“Pak Menteri senantiasa berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain untuk membangun satu pola kerja sama ke depan,” ucap Hari.
Sementara untuk seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN, hari mengingatkan bahwa Satgas Anti-Mafia Tanah akan bekerja secara maksimal. Selain itu, para Pejabat Pimpinan di tingkat Kementerian ATR/BPN pun akan menindak tegas, jika terbukti jajarannya menjadi bagian dari mafia tanah.
“Kami berharap itu tidak menjadi ketakutan di dalam jajaran Kementerian ATR/BPN, sepanjang bekerja secara baik jangan takut, sepanjang sudah menjaga diri dengan baik pasti aman,” tandasnya. []












