Wastraloka Bawa Produk Daur Ulang Motif Batik Mendunia

- Editor

Sabtu, 9 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI, Suahasil Nazara saat berkunjung ke Workshop Wastraloka di Klaten, Jawa Tengah, Jumat, (08/07/2022). (Foto: Pelopor.id/Kemenkeu)

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI, Suahasil Nazara saat berkunjung ke Workshop Wastraloka di Klaten, Jawa Tengah, Jumat, (08/07/2022). (Foto: Pelopor.id/Kemenkeu)

“Dari UMKM yang bekerja secara rumahan, bekerja secara keluarga, nanti digali terus idenya dan jika mendapatkan produk yang laku di mancanegara, maka negara juga siap membantu memfasilitasi hal tersebut.”

Pelopor.id – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI, Suahasil Nazara menyampaikan bahwa Pemerintah mendorong UKM Indonesia untuk memperkuat ciri khas dan karakter agar menjadi unik dan kompetitif. Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke Workshop Wastraloka di Klaten, Jawa Tengah, Jumat, (08/07/2022).

Wamenkeu menjelaskan, peran negara adalah membantu dan melakukan fasilitasi. Bentuk fasilitasnya adalah support, membantu tata kelola jika ingin ekspor, bahkan membantu bagi yang membutuhkan pendanaan.

“UMKM kita harapkan bisa terus naik kelas dari UMKM yang bekerja secara rumahan bekerja secara keluarga nanti digali terus idenya dan jika mendapatkan produk yang laku di mancanegara, maka negara juga siap membantu memfasilitasi hal tersebut,” tuturnya.

Dalam workshop ini, Wamenkeu bersama Direktur Eksekutif LPEI berdialog dengan Eni Anjayani, penggagas sekaligus pemilik PT Wastraloka Indo Kreasi (Wastraloka). Mereka membahas upaya yang dilakukan untuk menciptakan karya kreatif ramah lingkungan hingga menembus mancanegara.

Wastraloka sendiri, merupakan UKM dengan produk kerajinan daur ulang premium yang dilukis motif batik adalah salah satu penerima berbagai fasilitas dari LPEI untuk peningkatan ekspor. Pertama kali LPEI bertemu dengan Wastraloka pada 2018 dalam program pelatihan dan pendampingan berkelanjutan Coaching Program for New Exporters (CPNE).

Baca Juga :   BCA dan LPEI Jalin Kerja Sama Pendanaan Ekspor Rp 3 Triliun

Kala itu, Wastraloka merupakan salah satu UKM kerajinan asal Yogyakarta yang memiliki keunikan dan nilai jual ekspor yang menarik. Pelatihan ekspor yang diberikan mampu mempertajam keunggulan kompetitif yang dimiliki Wastraloka. Adapun Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI dalam peningkatan ekspor nasional memiliki mandat untuk berupaya menciptakan eksportir baru.

Melalui program CPNE, Wastraloka dapat melakukan ekspor ke sejumlah negara di dunia dengan berbagai produk daur ulang. Saat ini, Wastraloka telah mampu melakukan ekspor ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Hongkong, dan Uni Emirat Arab. Kapasitas produksinya telah meningkat hingga mampu memproduksi lebih dari 1.000 unit dan mampu mencetak omset ratusan juta rupiah setiap bulannya.

Direktur Eksekutif LPEI, Riyani Tirtoso, mengatakan dengan mengikuti program CPNE, Wastraloka ikut mendapatkan manfaat besar terlebih untuk membantu pemilihan jenis produk yang produksi sesuai dengan demand, akses pasar, menghitung harga jual dan belajar proses dari pengiriman produk hingga sampai ke negara tujuan.

Baca Juga :   Kemenparekraf-MNC Salurkan Sapi Limosin untuk 600 Pelaku Parekraf

Selain program CPNE, LPEI juga telah melibatkan Wastraloka di sejumlah Pameran dan Business Matching untuk perluasan akses pasar. Wastraloka telah mengikuti salah satu pameran dagang terbesar di Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) pada tahun 2018 dan berkolaborasi bersama Sarinah dalam rangka perluasan akses pasar.

Wastraloka merupakan UKM asal Yogyakarta yang telah dirintis oleh Eni Anjayani sejak tahun 2014. Produk kerajinan daur ulang premium seperti kaleng kerupuk, traditional teapot, tray, candle holder, stool, tumbler yang dilukis motif batik tangan oleh seniman lokal menjadi keunggulan tersendiri dari Wastraloka.

UKM asal Klaten, Yogyakarta ini juga memiliki misi pelestarian lingkungan dan budaya Indonesia hingga ke mancanegara. Sebelum menjadi pengusaha, Eni adalah seorang pegawai kantoran dan juga seorang ibu rumah tangga yang gemar mengumpulkan kain batik kuno dari hasil toko sang Ibu, dari kesukaannya mengoleksi batik, ia kemudian terinspirasi untuk membuat produk dekorasi yang bermotif batik lukis tanpa bantuan mesin. []

Baca Juga :   Startup Gadjian Beri Beasiswa Bagi Penyandang Difabel dan UKM Daerah Tertinggal
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang
Pilates Hunter Kemang Hadirkan Paket Promo Grand Opening Mulai Rp900.000

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB