Jakarta – Ambeien atau Wasir adalah suatu kondisi terjadinya pelebaran pembuluh darah vena pada rektum bagian bawah (ambeien internal) atau di bawah kulit yang mengelilingi anus (ambeien eksternal). Gangguan ini, kerap terjadi di usia 50 tahun ke atas.
Tetapi, justru insidensi tertinggi penderitanya malah terjadi pada umur 20-50 tahun. Selain itu, teori lain dari kondisi ambeien atau Wasir adalah terjadinya kelainan pada katup vena, adanya hiperplasia vaskuler, dan degenerasi jaringan penyokong pada sekitar dinding anus.
Adapun aktivitas yang bisa memicu terjadinya penyakit ambeien antara lain:
1. Mengejan keras saat buang air besar
2. Terlalu lama duduk
3. Mengangkat beban yang terlalu berat
4. Kurang konsumsi serat
Pemicu diatas, menyebabkan gangguan backflow sehingga pembuluh darah di anus mengalami pembengkakan. Sehingga terjadi penurunan fungsi menutup dari katup vena, pelebaran dan menonjol, prolaps, dan menimbulkan pendarahan.
Kehamilan, juga sering dikaitkan dengan penyebab ambeien. Dalam hal ini, rahim yang membesar dapat menekan pembuluh darah. Demikian juga pada ibu hamil yang mengejan saat proses melahirkan.
Studi terbaru menunjukkan, pasien dengan ambeien cenderung memiliki otot polos saluran anus yang lebih kencang bahkan ketika tidak mengejan. Tapi, sembelit memperparah kondisi ini, lantaran kondisi mengejan saat buang air besar meningkatkan tekanan di saluran anus dan mendorong wasir melawan otot sfingter.
Akhirnya, jaringan ikat yang menopang dan menahan wasir melemah seiring bertambahnya usia, yang selanjutnya menyebabkan wasir menonjol dan timbul prolaps (kondisi ketika rahim turun hingga menonjol keluar vagina).
Dalam pemeriksaan ambeien secara fisik, dokter akan memeriksa area anus guna mengecek apakah ada pembengkakan atau benjolan, kebocoran tinja atau lendir, dan iritasi kulit atau tanda perdarahan.
Selain itu, dokter juga mungkin akan melakukan prosedur anaskopi, yaitu memeriksa saluran anus dengan alat bernama anoskop, tabung plastik pendek yang dimasukkan ke dalam anus hingga rektum. Saat menjalani prosedur ini biasanya pasien tidak membutuhkan bius.
Adapun kondisi ambeien yang masih tahap awal masih bisa sembuh dengan sendirinya. Penyembuhannya bisa dipercepat dengan beberapa cara seperti berikut:
1. Memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat
2. Minum air putih dengan cukup setiap hari
3. Duduk di baskom/bath tub yang berisi air hangat selama +/- 10 menit beberapa kali dalam sehari
4. Menjaga area anus tetap bersih
5. Rutin berolahraga
6. Hindari menggunakan kertas pembersih toilet kering (Gunakan handuk kecil lembab atau kertas pembersih toilet basah tanpa kandungan parfum atau alkohol)
7. Kompres dingin anus menggunakan kantong es guna mengurangi pembengkakan.
Ambeien yang telah terdeteksi sejak dini, dapat diatasi dengan perubahan pola hidup dan pola makan. Selain itu, beberapa obat maupun salep dapat diberikan untuk mengurangi gejala-gejala yang muncul pada ambeien.
Namun, untuk menghilangkan benjolan yang muncul akibat ambeien, Anda perlu menjalani prosedur medis, baik secara operasi maupun tidak. []












