Jakarta – Tesla menaikkan harga jual mobil listrik Model 3, Model Y, Model X, dan Model S tipe tertentu. Kenaikan terbesar terjadi pada Model X versi Dual Motor All-Wheel Drive, yang mengalami peningkatan harga US$6.000 dari US$114.990 menjadi US$120.990.
Sedangkan konfigurasi Model S Dual Motor All-Wheel Drive harga jualnya meningkat US$5.000 dari US$99.990 menjadi US$104.990. Sementara mobil Tesla yang harganya paling terjangkau, yakni Model 3, terhindar dari kenaikan paling parah seperti dilansir dari The Verge.
Tetapi, satu versi Model 3 mengalami peningkatan harga. Versi Long Range dari Model 3 harganya meningkat US$2.500 dari US$54.490 menjadi US$57.990. Namun harga Model 3 dengan versi harga paling terjangkau yang dijual online, yakni model Rear-Wheel Drive, harganya tetap sama di US$46.990.
Lebih lanjut, long Range Model Y juga meningkat harganya dari US$62.990 menjadi US$65.990 atau naik US$3.000. Sedangkan model Performance naik US$2.000 dari US$67.990 menjadi US$69.990.
Kenaikan harga ini, relatif umum di seluruh jajaran Tesla dalam beberapa tahun terakhir. Setahun yang lalu CEO perusahaan tersebut Elon Musk, menyalahkan kenaikan harga pada tekanan rantai pasokan, yang menyebabkan kenaikan biaya bahan baku dan masalah kekurangan chip secara global.

Tahun ini, Tesla harus bersaing dengan kenaikan inflasi dan biaya transportasi di Negeri Paman Sam dan di seluruh dunia memberikan tekanan ke atas pada intinya. Elon Musk sendiri belum memberikan komentar secara terbuka tentang kenaikan harga terbaru ini.
Situasi ini, jelas sangat berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika Tesla memotong harga Model 3 yang paling terjangkau dalam upaya menjadikannya pilihan yang terjangkau untuk pasar massal. Tetapi sekarang, harganya jauh dari harga awal sebesar US$35.000 yang ditargetkan selama bertahun-tahun. []













