Jakarta | Softbank Group Corp terpaksa memangkas gaji para direksinya akibat unit Vision Fund milik SoftBank mengalami kerugian sebesar USD 20 miliar.
Meski demikian, dari jajaran direksi, hanya Founder sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Softbank Masayoshi Son yang gajinya tidak berubah, yaitu 100 juta yen atau sekitar USD 785.000.
Melansir Bloomberg, Simon Segars yang mengundurkan diri dari posisinya sebagai kepala unit chip perusahaan Arm Ltd pada Februari lalu, hanya meraih 1,15 miliar yen, turun hampir 40% dari tahun sebelumnya.
Kemudian Ronald Fisher, yang juga mundur dari jabatan pemimpin divisi Vision Fund AS pada April lalu, hanya memperoleh 126 juta yen, turun hingga 86%.
Begitu juga dengan Ken Miyauchi, kepala operasi telekomunikasi domestik SoftBank, dan Chief Financial Officer (CFO) Yoshimitsu Goto, yang masing-masing mengalami pengurangan gaji hingga dua digit.
Namun, SoftBank tidak menyebutkan besaran kompensasi yang diterima mantan Chief Operating Officer (COO) Marcelo Claure ketika mengundurkan diri awal tahun ini. Sebelumnya, dia adalah salah satu direksi SoftBank dengan bayaran tertinggi dan termasuk orang kepercayaan Masayoshi Son, yang meraih 1,8 miliar yen pada tahun sebelumnya.
Vision Fund milik SoftBank memang melaporkan kerugian terbesarnya untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret, akibat maraknya aksi jual saham teknologi hingga mempengaruhi nilai perusahaan portofolionya, termasuk kepemilikan publik seperti Didi Global Inc.
SoftBank pun pada awal pekan ini telah menunjuk pemodal ventura David Chao untuk bergabung dengan dewannya, demi memperbaiki investasi yang merugi.[]












