Desa dan Sawah yang Kental Budaya Bali

- Editor

Minggu, 22 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Hamparan sawah Jatiluwih, Bali. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Ilya Zoria)

Caption: Hamparan sawah Jatiluwih, Bali. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Ilya Zoria)

Jakarta | Hamparan sawah luas Jatiluwih di Bali sudah dinyatakan sebagai salah satu World Heritage oleh UNESCO, sebagai kekayaan alam khususnya di bidang pengaturan dan perawatan sistem pengairan tradisional yang disebut subak.

Area yang diakui sebagai World Heritage ini meliputi 14 subak yang menaungi 11 desa, luas hamparan sawah (padi fields) 2.372 ha, taman seluas 3.545 ha, hutan seluas 9.316 ha, rumah sebanyak 317 unit, dan semak-semak liar seluas 475 ha. Jadi perlu berapa hari untuk kita wisata keseluruhan sawah dan desa di sini?

Ubud! Sudah pasti terkenal dengan terasering sawah hijau memukaunya. Pasti sudah pernah dong! Jalani setapak demi setapak tepian sawah dengan tanjakan maupun turunannya, jangan takut lelah karena pasti terbayarkan dengan pengalaman seru dan memuaskan.

Nikmati kudapan, kopi maupun makan utama di sekitar sawah-sawah ini sambil menatap ulang panorama perjalanan dengan ditemani alunan musik tradisional Bali. Selain Ubud, Bali masih memiliki berbagai pemandangan dan pengalaman sawah.

Desa Panglipuran sudah pasti yang paling terkenal. Desa ini juga sudah mendapat berbagai penghargaan dan pengakuan dikompetisi kelas dunia. Desa ini bersih dan menerapkan local wise. Jika berkunjung ke sini, wisatawan bisa mempelajari aturan adat, tradisi unik, dan banyak acara ritual, termasuk Galungan.

Galungan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ignartonosbg)

Jika ingin mempelajari lebih dalam mengenai budaya Bali lama, aturan adat dan kebiasaan hidup desanya, bisa menginap di sejumlah homestay yang ada di lingkungan desa tersebut. Harus dikunjungi dan ambil foto di berbagai spot ya, viralkan, biar semakin mendunia!

Desa Tigawasa, memiliki keistimewaan bagi pengunjung untuk menikmati kopi robusta yang dipetik langsung dari perkebunan kopi setempat sambil melihat pemandangan perbukitan. Puas menikmati pemandangan, langsung saja menjelajahi salah satu desa tua di Buleleng tersebut dan berinteraksi dengan masyarakat setempat sambil mempelajari budaya, tradisi, dan adat istiadat yang ada.

Baca Juga :   Pengalaman Jalan-jalan ke Seoul, Kali Ini Gyeongbokgung

Wilayah Karang Asem terkenal masih mempertahankan budaya asli Bali. Salah satunya Desa Tenganan yang masih mempertahankan rumah dan adat yang sudah ada sejak dulu kala. Hal ini karena masyarakat desa memiliki aturan adat yang sangat kuat yang disebut dengan awig-awig. Aturan adat itu sudah ada sejak abad ke-11.

Lingkungan Desa Tenganan masih sangat terjaga. Banyak sawah dan tanaman masih terlihat asri. Kerbau milik warga pun bebas berkeliaran di pekarangan rumah sehingga pengalaman mengunjungi desa dengan kehidupan masyarakat asli Bali sebelum abad ke-20 dapat kita rasakan juga.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penyu Sisik yang Terancam Punah, Ancol Taman Impian Gelar Pelepasliaran Tukik
Atraksi Bawah Air Bersama Ruben Onsu Jadi Sorotan di Perayaan Kemerdekaan Ancol
Pameran Seni artina.Sarinah #2 Resmi Dibuka untuk Umum
Berlabuh di Labuan Bajo, Gerbang Menuju Taman Nasional Komodo
Yang Istimewa dari Yogyakarta
Tarif Masuk TN Komodo Rp 3,75 Juta Sandiaga Uno: Untuk Biaya Konservasi
Eksotisme Bromo yang Mempesona
Pangandaran juga Menawan!

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB