Sony Targetkan Emisi Nol Bersih di Seluruh Bisnisnya Pada 2040

- Editor

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu produk Sony. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Hans)

Salah satu produk Sony. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Hans)

Jakarta | Perusahaan Jepang Sony memajukan target mencapai netralitas karbon emisi nol bersih di seluruh bisnisnya menjadi tahun 2040. Keputusan itu diambil karena risiko perubahan iklim menjadi lebih nyata dan serius di seluruh dunia, dan transisi ke masyarakat yang terdekarbonisasi telah menjadi masalah yang mendesak.

Tak hanya itu, Sony juga menyatakan ingin pabriknya sendiri menjadi netral karbon pada tahun 2030, satu dekade lebih awal dari tujuan sebelumnya, dan berencana mencapainya dengan meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan penghematan energi.

Langkah ini menuai pujian dari berbagai pihak, meskipun ada keraguan bagaimana Sony memenuhi targetnya itu atau bagaimana Sony berinvestasi dalam teknologi baru yang menghilangkan karbon dari atmosfer atau mengubahnya menjadi senyawa yang kurang berbahaya.

Menghilangkan emisi dari area seperti produk, rantai pasokan dan logistik, sebagian harus dicapai dengan berinvestasi pada perusahaan rintisan yang berfokus pada penghilangan karbon dan proyek yang mendorong penyerapan karbon dengan apa yang disebut ekosistem tambahan.

Juru kampanye keuangan senior di grup iklim Jepang 350.org Eri Watanabe mengatakan, pengumuman Sony adalah sinyal positif bahwa perusahaan serius menangani perubahan iklim. Namun, menurutnya, metode penghapusan ini tidak terbukti dan tidak pasti apakah itu dapat berkontribusi pada jalur dekarbonisasi.

Mengutip AFP, pakar iklim PBB mengatakan umat manusia memiliki waktu kurang dari tiga tahun untuk menghentikan kenaikan emisi karbon yang menghangatkan planet, dan kurang dari satu dekade untuk memangkasnya hingga hampir setengahnya untuk mencoba membatasi pemanasan global pada target 1,5 derajat Celcius.

Jepang, yang sangat bergantung pada bahan bakar fosil impor, bertujuan menjadi netral karbon pada tahun 2050. Menurut data Komisi Eropa, Jepang adalah penghasil karbon terbesar keenam di dunia, jika UE dihitung sebagai satu blok.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Yoshinoya Pecat Direktur Pelaksana Akibat Komentar Seksis

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru