Bahas Masa Depan Blockhain dan Kripto, 15 Negara ikut Konferensi Everpoint di Bali

- Editor

Senin, 16 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta – Masa depan blockhain dan aset kripto di kawasan Asia, dibahas dalam Konferensi Kripto Everpoint di Bali yang dihadiri 15 negara termasuk Indonesia.

Konferensi itu, dalam rangka memperingati ulang tahun kedua blockchain dan komunitas Everscale. Selain itu, menandakan ekspansi jaringan ke pasar Asia.

Konferensi itu juga membahas beberapa isu, termasuk masa depan blockhain dan mata uang kripto di Indonesia, masa depan DAO, serta potensi di balik CBDC dan stablecoins.

“Acara ini menandakan tahap signifikan untuk Bali dan Indonesia,” sebut Everscale dalam keterangan tertulis, Senin (16/05/2022).

Adapun beberapa isu besar yang di hadapi industri blockhain dan mata uang kripto. Salah satunya komplikasi ekologi bitcoin dan bagaimana teknologi blockchain bisa bersatu dengan prinsip Ekologi, Sosial, dan Good Governance.

Selain itu dibahas juga konsep baru DAO terkait blockchain tertentu, seperti Ethereum, Solana, Everscale dan Polygon.

Terkait masalah utama yang dihadapi kripto di seluruh dunia. Tantangan yang dimaksud adalah kerangka peraturan yang berubah di berbagai negara.

Baca Juga :   Status PPKM Jabodetabek, DIY, Bali, dan Bandung Raya Kini Level 3

“Indonesia mulai memantapkan dirinya sebagai surga kripto,” tulis keterangan pers itu.

Dari perspektif peraturan, ada dua faktor berbeda yang berperan yakni pembuatan dan perdagangan aset digital. Untuk produsen aset digital, lanskap peraturan masih relatif belum berkembang.

“Siapa pun yang memiliki sumber daya dan keinginan untuk melakukannya dapat menciptakan aset mereka sendiri,” sambung rilis tersebut.

Baca Juga :   Bareskrim Polri Minta Masyarakat Waspada Penipuan Via Pesan WhatsApp

Sedangkan kesediaan pemerintah untuk bekerja sama dengan proyek kripto cukup membantu. Di Indonesia, pendaftaran bisa diajukan ke Kementerian Perdagangan dan Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk pertukaran kripto yang memfasilitasi perdagangan aset digital, peraturan di Tanah Air dinilai sudah cukup maju. Untuk beroperasi di dalam negeri, pertukaran crypto  harus mendapatkan semua lisensi dan izin dari kementerian dan otoritas lokal terkait.

“Perkembangan regulasi di Indonesia membantu menjadikan investasi di aset digital lebih aman dan mudah,” tandas rilis tersebut. []

Baca Juga :   Kasus OTT Bupati Bogor Ade Yasin, Berikut Daftar Penyuap dan Penerima Suap
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:34 WIB

4 Musisi Senior Hadir di Single Yang Masih Bisa Berdoa Milik Lindee Cremona

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:59 WIB

Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:43 WIB

Donny Fattah God Bless Meninggal Dunia, Kancah Rock Indonesia Berduka

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 02:17 WIB

Priska Baru Segu Rayakan Usia 30 dengan Stand-Up Comedy Spesial

Senin, 2 Maret 2026 - 00:50 WIB

Poster Terbaru Film Na Willa Tampilkan Dunia Imajinasi Anak

Senin, 2 Maret 2026 - 00:33 WIB

Crunchyroll Umumkan Serial (OSHI NO KO) Season 2 Tayang Musim Semi 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:17 WIB

Sandy Canester Rilis Single Pohon Lewat Kolaborasi Bareng NOICE

Berita Terbaru