Lebaran, Selandia Baru Buka Perbatasan Internasional untuk 60 Negara

- Editor

Senin, 2 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah Selandia Baru, membuka kembali perbatasan Internasional mulai hari Senin (02/04/2022) ini yang bertepatan dengan hari Lebaran.

Negeri Kiwi, siap menyambut ribuan pelancong dari seluruh dunia dari sekitar 60 negara termasuk Amerika Serikat, Inggris dan Singapura untuk pertama kalinya sejak Covid-19 melanda pada awal 2020.

Penerbangan pertama yang datang dari Los Angeles dan San Francisco, disambut budaya Maori dengan menyanyikan lagu-lagu di gerbang kedatangan di Auckland. Para pelancong juga diberikan cokelat batangan buatan lokal yang populer.

Sejatinya, Selandia Baru merupakan salah satu negara yang memiliki pembatasan terberat di dunia selama pandemi dan baru-baru ini mulai mengurangi hal tersebut dengan harapan dapat meningkatkan pariwisata dan mengurangi kekurangan tenaga kerja.

Baca Juga :   Pidato Kenegaraan Pertama Ferdinand Marcos Jr, Janji Pangkas Kemiskinan

Sebelumnya, Perbatasan memang sudah dibuka pada dan Maret lalu, namun untuk warga Selandia Baru dan Australia saja. Nah kini, pengunjung dari sekitar 60 negara bebas visa bisa masuk asalkan sudah divaksinasi dan dinyatakan negatif Covid serta tidak ada persyaratan untuk isolasi.

“Pengunjung luar negeri akan benar-benar membawa kembali bagian yang telah hilang dari Selandia Baru dan warga Selandia Baru,” tutur Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern kepada peserta KTT Bisnis AS di Auckland.

Adapun hari ini, sebanyak 43 penerbangan internasional dijadwalkan tiba atau berangkat dari Bandara Internasional Auckland membawa sekitar 9.000 penumpang.

Baca Juga :   Israel Serang Palestina, Fadli Zon: PBB Harus Revisi Kendali Akses Al-Aqsa

Chief Customer and Sales Officer Air New Zealand Leanne Geraghty mengatakan permintaan telah melebihi ekspektasi dengan banyaknya layanan yang terisi.

“Ini adalah berita gembira bagi industri pariwisata Selandia Baru yang telah melewati badai yang sulit,” ucapnya.

Meski demikian, turis dari sejumlah negara termasuk India dan China tetap dilarang masuk hingga Oktober mendatang. []

Baca Juga :   Bom Mother of Satan Ditemukan 7 Kilometer dari Pemukiman Warga Gunung Ceremai
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sidang Ke-6 Kasus Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Pihak Tergugat Enggan Beri Keterangan
UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Bank Jakarta Dukung Program Sanitasi Ramah Lingkungan Melalui Peresmian Instalasi Biodigester Komunal
FDA Setujui 4 Laboratorium Indonesia Uji Celsium-137
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
JFW 2026 Hadirkan Perpaduan Tradisi dan Inovasi dalam Mode Indonesia
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 02:55 WIB

Angkat Tema Kehilangan, Dewi Hani Jayanti Rilis Single Karena Kucinta Dia

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:38 WIB

Grup Band Paman Rilis Pelita, Lagu Penuh Harapan dan Refleksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:59 WIB

Vitalia dan Agnes Arabella Bawa Nuansa Emosional di Program Musik Main-Main di Cipete Vol. 37

Minggu, 30 November 2025 - 18:48 WIB

Alf Tatale Gandeng Natasha Ryder untuk Video Musik Single Sesaat

Minggu, 30 November 2025 - 17:53 WIB

Siements hingga Party at Eden Guncang Tease Club Lewat Distorsi Gegap Gempita

Jumat, 28 November 2025 - 01:46 WIB

Annisa Dalimunthe dan Posan Tobing Hadirkan Lagu Anak Berjudul Anugerah Terindah

Jumat, 28 November 2025 - 01:10 WIB

Lemon Vanilla Ice & Your Raincoat Jadi Modal Awal Batavian Roulette

Kamis, 27 November 2025 - 00:09 WIB

Black Horses dan KILMS Siap Panaskan Distorsi Gegap Gempita 2025

Berita Terbaru