Dokter Jelaskan Alasan Harus Pakai Masker Dobel

- Editor

Minggu, 27 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi orang menggunakan masker dobel. (Foto: Pelopor/dailyiowan.com)

Ilustrasi orang menggunakan masker dobel. (Foto: Pelopor/dailyiowan.com)

Pelopor.id | Jakarta – Covid-19 semakin mengganas akibat adanya virus varian Delta yang penularannya disebut jauh lebih cepat dibanding virus asalnya atau varian Alpha. 

Terkait hal itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro menganjurkan penggunaan masker dobel karena memberikan proteksi yang lebih baik, yaitu perpaduan antara masker medis dan masker kain. “Proteksi menjadi lebih baik. Caranya masker medis di bagian dalam lalu masker kain di luar,” kata dr. Reisa, Minggu (27/6/2021), melansir Kompas. 

Baca juga: Sandiaga Uno Usul Hotel Tampung Nakes dan Pasien Covid OTG

Selain partikel virus sulit masuk, sistem filtrasi juga lebih terjamin dengan masker dobel, dan masker kain mampu mendorong tepi masker bagian dalam dengan pas ke wajah. “Meningkatkan filtrasi masker. Masker kain juga penting untuk menutup celah antara wajah dengan area pinggir masker medis. Jadi bisa meningkatkan perlindungan dan menurunkan risiko tertular Covid-19,” kata Reisa. 

Ini persentase perlindungan beberapa jenis masker terhadap virus: 

  • Masker kain memiliki perlindungan 51,4%
  • Masker medis memiliki perlindungan 56,1%
  • Masker medis yang pangkalnya diikat memiliki perlindungan 77%
  • Masker dobel (masker medis di dalam dan masker kain di luar) memiliki perlindungan 85,4%

Namun, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan agar tidak menggabung masker medis. “Jangan gabungkan 2 masker medis secara bersamaan, sebab masker medis tidak dirancang untuk bisa digunakan 2 lapis secara bersamaan, karena tidak meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker,” ucap Wiku dalam konferensi pers di akun YouTube BNPB Indonesia, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Kementerian Kesehatan Hapus Syarat KTP Domisili Demi Percepat Vaksinasi Covid-19

Baca Juga :   Si Jago Merah Melalap Rumah Wartawan Media Online di Jalan Ampel Jakarta Timur

Melansir The Guardian, Kepala Petugas Kesehatan Queensland Dr Jeannette Young mengatakan, varian Delta diindikasi dapat menular hanya dalam 5-10 detik. 

“Pada awal pandemi ini, saya berbicara tentang kontak dekat selama 15 menit yang menjadi perhatian. Sekarang sepertinya 5-10 detik itu menjadi perhatian. Risikonya jauh lebih tinggi sekarang daripada setahun yang lalu,” katanya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Budaya Desa Tahun 2024
Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah
Kata Adang Daradjatun Soal Sindikat Penjualan Narkoba dalam Kemasan Makanan
Bantu Korban Kebakaran di Sinoa, Huadi Group Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:19 WIB

Promo Khusus Pelajar dan Mahasiswa, Synchronize Festival 2024 Hadirkan Tiket Student Card

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:55 WIB

We The Fest 2024 Edisi Anniversary Siap Digelar di GBK Jakarta

Rabu, 10 Juli 2024 - 23:12 WIB

Satu-satunya di Asia Tenggara, Neck Deep Bakal Manggung di The Sounds Project 7

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:35 WIB

Emma Elliot Manggung Bareng Vagetoz dan Sun Of Monday di Swag Event

Jumat, 5 Juli 2024 - 14:55 WIB

Daniel Rumbekwan, Efek Rumah Kaca, hingga VoB Ikut Lokakarya IKLIM

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:14 WIB

Bless The Knights Perkenalkan Single Agathos Saat Tur Sulawesi Selatan

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:22 WIB

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Manggung di Pestapora 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:36 WIB

Djakarta Warehouse Project 2024 Bakal Hadir di 13, 14, dan 15 Desember

Berita Terbaru